Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, menggelar pasar rakyat bertajuk ‘Pasar Pasisian Leuweung 2025’. Bukan sekadar pasar biasa, tapi ruang bertemunya semangat pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan geliat UMKM lokal.

Pasar yang diselenggarakan di tengah rimbunnya hutan jati Desa Dangdeur Kecamatan Bungursari, dihadiri langsung Bupati Purwakarta Om Zein, sapaan familiar Saepul Bahri Binzein, bersama sejumlah pejabat penting.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya pelestarian hutan yang dibarengi dengan penguatan ekonomi masyarakat.

Pasar ini jadi ajang bagi pelaku UMKM sekitar hutan untuk menjajakan produk unggulan, mulai dari hasil hutan bukan kayu hingga produk pertanian lokal. Anak-anak TK dan SD pun ikut meramaikan suasana lewat lomba edukatif bertema lingkungan.

Baca Juga:  Pengurus OSIS MTs KPM Sindangkerta Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Kepala Madrasah

Om Zein menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan melalui reboisasi dan mendorong masyarakat untuk membeli produk lokal yang dijual dengan sistem digital seharga Rp 200.000 per jongko.

“Ini bukan cuma soal jual beli, tapi juga soal merawat alam sambil menguatkan ekonomi rakyat,” ujar Om Zein.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Jabar Dodit Ardian Pancapana menjelaskan, pasar ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut. Ia menegaskan bahwa kehadiran pasar ini bukan hanya wadah jualan langsung, tapi juga didukung platform digital agar produk lokal makin luas dikenal.

Baca Juga:  Kodim 0619/PWK Selenggarakan Penyuluhan Kesehatan Serangan Jantung

Dandim 0619/Purwakarta Letkol (Inf) Ardha Cairova Pariputra turut memuji inisiatif pasar ini sebagai langkah strategis membangun ketahanan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan TNI jadi kunci sukses pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Pejabat lain yang turut hadir antara lain Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Hadiyanto, Danramil Bungursari Kapten Arm Safriadil, Kapolsek Bungursari Kompol Dandan Nugraha Gaos, hingga tokoh masyarakat setempat.

Pasar Pasisian Leuweung 2025 bukan hanya ajang belanja di tengah hutan. Ia jadi simbol sinergi antara alam dan manusia, antara pelestarian dan pemberdayaan. Sebuah contoh konkret bagaimana hutan bisa menjadi sumber inspirasi, ekonomi, sekaligus edukasi. (Iman)