Karawang, MEDIASERUNI.ID – Kapolsek Cikampek AKP A. Setiaji turut mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2025 dengan melakukan penanaman jagung hibrida.
Kegiatan di lahan non sawah, tepatnya di Desa Karangjaya Kecamatan Tirtamulya Kabupaten Karawang, berlangaung kemarin, 8 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilakukan di lahan marginal atau lahan tidak produktif yang sebelumnya belum tergarap. Penanaman jagung dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Kepala Desa Karangjaya Abdilah Zulkarnain menyampaikan, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan pertanian menjadi motivasi tersendiri bagi warganya.
“Kegiatan ini jadi suntikan semangat untuk masyarakat Karangjaya. Kalau polisi saja turun langsung tanam jagung, petani jadi makin semangat. Mudah-mudahan ini jadi dorongan agar masyarakat mau menanam dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Senada itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tirtamulya menambahkan bahwa penanaman jagung hibrida ini merupakan langkah konkret dalam mengantisipasi krisis pangan akibat perubahan iklim. Jagung dipilih karena memiliki ketahanan tinggi dan mudah dipelihara.
“Kita manfaatkan lahan kosong, bukan sawah. Ini bentuk optimalisasi lahan marginal untuk meningkatkan produktivitas. Diharapkan ini jadi tonggak awal di Kecamatan Tirtamulya agar desa-desa lain juga bergerak memanfaatkan pekarangan yang belum tergarap,” jelasnya.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyiapkan bantuan benih yang akan disalurkan melalui dinas terkait. Hasil panen nantinya akan dibeli oleh Bulog dengan harga padi sebesar Rp 6.500 dan jagung Rp 5.500 per kilogram, dengan pengawasan distribusi oleh TNI dan Polri. (Davi)