Karawang, MEDIASERUNI.ID – Volume kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah terus bertambah sejak pagi hingga malam hari. Di ruas Tol Jakarta–Cikampek mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H-7 Idulfitri, Sabtu 14 Maret 2026.
Kondisi lalu lintas didominasi ramai lancar hingga padat merayap, terutama di sekitar KM 49 hingga KM 57 Karawang dan menjelang Gerbang Tol Cikampek Utama.
Kepadatan kendaraan dipicu meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan mobil pribadi. Selain itu, kendaraan bus dan truk logistik juga masih terlihat melintas di jalur utama tersebut.
Titik kepadatan paling terasa terjadi di sekitar KM 49 Karawang Barat. Di lokasi ini, arus kendaraan menuju arah timur mengalami perlambatan akibat lonjakan volume kendaraan yang mulai memasuki jalur mudik.
Kondisi tersebut membuat laju kendaraan hanya bisa bergerak secara perlahan di beberapa segmen jalan. Sementara itu, antrean kendaraan juga mulai terlihat di kawasan Gerbang Tol Cikampek Utama.
Volume kendaraan yang menuju gerbang tol utama ini meningkat seiring bertambahnya pemudik dari wilayah Jabodetabek. Mayoritas kendaraan yang melintas adalah mobil pribadi yang membawa keluarga untuk pulang kampung.
Kawasan istirahat atau rest area di KM 57 juga mulai dipadati kendaraan. Banyak pemudik memanfaatkan tempat tersebut untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan.
Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek menjadi salah satu titik favorit pemudik karena fasilitasnya yang cukup lengkap.
Jasa Marga Operasikan 16 Gardu Tol
Untuk mengantisipasi antrean panjang kendaraan, pihak Jasa Marga mengoperasikan sebanyak 16 gardu transaksi di GT Cikampek Utama.
Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses transaksi dan mengurai kepadatan kendaraan yang masuk ke jalur tol arah timur.
Selain itu, petugas juga terus memantau kondisi lalu lintas secara berkala.
Jika kepadatan kendaraan semakin meningkat, petugas mempertimbangkan pengalihan arus ke jalur fungsional Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan sebagai alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di jalur utama.
Pengalihan tersebut bersifat situasional dan akan diberlakukan sesuai kondisi di lapangan. Arus kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan mendekati puncak arus mudik Lebaran. (*)
Sumber Instagram tribunnews

