Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, jajaran Koramil 02/Taman Kodim 0711/Pemalang di bawah naungan Kodim 0711/Pemalang, Korem 071/Wijayakusuma, bergerak cepat melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional wilayah binaan, Jumat (20/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi lonjakan harga serta kelangkaan sembako yang kerap terjadi menjelang dan selama Ramadhan. Para Babinsa turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terkendali.
Danramil 02/Taman, Kapten Cke M. Makhmudin, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya preventif aparat teritorial dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Selama Bulan Ramadhan kita mengantisipasi kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok. Karena itu, Babinsa kami turun langsung ke pasar wilayah binaan untuk melakukan pengecekan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan pedagang maupun pembeli, guna memperoleh data riil terkait perkembangan harga dan stok barang.
Sementara itu, salah satu pedagang, Ibu Siti Rohayah, mengapresiasi kepedulian aparat yang turut memantau kondisi pasar.
“Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang sudah turun langsung memantau perkembangan harga sembako selama Bulan Suci Ramadhan,” ungkapnya.
Daftar Harga Sembako Terpantau
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, berikut harga sejumlah bahan pokok:
– Beras Sadon : Rp15.000/kg
– Minyak Kita : Rp18.500/liter
– Minyak Curah : Rp20.000/liter
– Gula Pasir : Rp17.000/kg
– Telur : Rp30.000/kg
– Tepung Tapioka : Rp9.000/kg
– Daging Sapi : Rp140.000/kg
– Daging Ayam : Rp46.000/kg
– Gas LPG 3 Kg : Rp20.000/tabung
– Tepung Segitiga Biru : Rp22.500/kg
Dengan monitoring rutin ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama Ramadhan 2026. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam menjalankan ibadah.
