Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mematangkan persiapan menuju Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Salah satu langkah pentingnya adalah penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Geladi Bersih SE2026, yang digelar di Hotel Harper Bungursari, Purwakarta, Kamis 7 Agustus 2025.
Acara dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan BPS Pusat dan Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha.
Ketua Sensus Ekonomi 2026 Jawa Barat, Hendi Hario Sasangko, mewakili Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, menyampaikan bahwa SE2026 bertujuan mendata seluruh unit usaha di Indonesia.
Hasilnya akan menjadi dasar penting untuk merumuskan kebijakan ekonomi nasional hingga tingkat daerah.
“FGD ini bertujuan menyosialisasikan SE2026 sekaligus menyusun strategi koordinasi antara BPS dan dunia usaha, termasuk uji coba instrumen dan identifikasi kendala lapangan,” jelas Hendi.
Sekda Purwakarta, Norman Nugraha, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap sensus ini.
Ia menekankan pentingnya data akurat dalam pengambilan keputusan, terutama untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang kini mencapai 20.000 unit di Purwakarta.
Kepala BPS Purwakarta Irna Afrianti, menambahkan bahwa wilayahnya menjadi lokasi uji coba gladi bersih SE2026, mencakup Kelurahan Ciseureuh dan Munjul Jaya.
Selain itu, dilakukan pembaruan data melalui program Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) untuk memastikan ketepatan data usaha di tiap RT.
Sebagai informasi, SE2016 mencatat 87.246 usaha/perusahaan di Purwakarta, dengan 98,3% di antaranya merupakan UMKM.
Melalui SE2026, diharapkan diperoleh gambaran ekonomi yang lebih mutakhir dan rinci guna mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)