Pemalang, – MEDIASERUNI.id – Bunda PAUD Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, memberikan dukungan penuh terhadap program Zona Anak yang digagas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Swara Widuri 87,7 FM. Program ini menjadi ruang ekspresi dan pengembangan diri bagi anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Pemalang.
“Saya mengapresiasi dan sangat bangga. Anak-anak tampil percaya diri, ini bisa jadi bekal membentuk generasi yang sehat dan berkualitas untuk membangun Pemalang ke depan,” ujar dr. Noor Faizah saat menghadiri siaran bersama anak-anak TK se-Kecamatan Pemalang, Jumat 13 Juni 2025
Ia berharap program ini tidak hanya berlangsung di wilayah perkotaan, tetapi bisa menjangkau seluruh kecamatan, termasuk daerah terpencil seperti Ulujami, Watukumpul, hingga Belik.
“Anak-anak dari pelosok juga punya potensi besar. Mereka perlu diberi ruang untuk menampilkan karya dari daerah masing-masing,” tambahnya.
Lebih jauh, dr. Noor Faizah mengusulkan agar pemerintah daerah memberikan dukungan nyata bagi anak-anak berbakat, seperti beasiswa atau fasilitas pendukung lainnya. Ia menekankan pentingnya wadah yang berkelanjutan untuk pengembangan kreativitas anak usia dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Joko Ngatmo, menyampaikan bahwa program ini akan terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak TK dan PAUD di seluruh wilayah.
“Kami ingin ini jadi awal gerakan besar. Ke depan, anak-anak akan dilatih siaran agar lahir generasi yang cakap, kreatif, dan cinta daerahnya,” ujar Joko.
Acara Zona Anak turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari TK di wilayah Kecamatan Pemalang. Di antaranya pertunjukan drumband, Senam Profil Pelajar Pancasila oleh TK Negeri Pembina, Tari Gambang Suling dan Tari Otok-Otok dari TK Bhayangkari 23, Gerak dan Lagu GKS dari TK ABA 03 Bojongbata, serta penampilan Dai Cilik dan Tari Gebyok Anting-Anting dari TK Mini Medici.
Program ini menjadi upaya nyata dalam membangun karakter dan kreativitas anak sejak usia dini, serta menunjukkan komitmen Pemalang dalam mencetak generasi emas yang berakar pada budaya dan identitas lokal.
