Pemalang, MEDIASERUNI – Program Bimtek SKN (Sertifikasi Kecakapan Nelayan) di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, dilakukan guna meningkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Kecil.
Program tersebut dilaksanakan Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, di Aula KUD Mina “Misoyo Sari” Tanjungsari Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Rabu 28 Mei 2024.
Sertifikasi Kecakapan Nelayan bagian dari Sub Kegiatan Pengembangan Kapasitas Nelayan Kecil. Acara ini didanai anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) Terarah untuk Tahun Anggaran 2024.
Sebanyak 300 nelayan dari wilayah Pemalang berhasil memperoleh sertifikat (SKN) dan jaket pelampung sebagai upaya pencegahan kecelakaan laut.
Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk meminimalisir kecelakaan laut yang melibatkan nelayan serta meningkatkan keterampilan yang dapat diakui secara Nasional, guna meningkatkan keselamatan dan produktivitas nelayan.
Acara tersebut dihadiri Bupati Pemalang H. Mansur Hidayat, ST. M.Ling, Sekdin Drajat, S.Hut dan Kabid Dinas Perikanan Nursyam Ubaid, SP serta Camat Pemalang, Lurah Sugihwaras dan Ketua HNSI dan KUD Kabupaten Pemalang Abul Hasan.
Disampaikan Jajang Hartono, A.Pi narasumber yang mewakili Kementrian Kelautan dan Perikanan, SKN yang diterima merupakan sertifikat keahlian bagi nahkoda dan Anak Buah Kapal yang memiliki kapal dengan ukuran kurang dari 5 GT, atau bekerja pada kapal dengan ukuran lebih dari 5 GT hingga 30 GT.
“Harapan dari kegiatan ini adalah agar dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan serta kesejahteraan mereka, sehingga sektor perikanan di Kabupaten Pemalang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ucapnya.
Selain itu, Jajang mengajak untuk saling memahami apa yang telah disampaikan, agar program bintek ini kedepan para nelayan jika ada sesuatu di laut, dapat teratasi.
Nursyam Ubaidi, Kabid Disperik Kabupaten Pemalang mengatakan, pastinya dengan adanya program bintek ini, nelayan saat bekerja di laut, dapat mengakses kompas, juga mengerti navigasi, juga bisa membaca kompas.
Program ini, lanjut Nursyam, baru dilaksanakan tahap kedua sejak bulan Februari lalu, tentu banyak manfaatnya, untuk itu tahap ketiganya nanti pada tanggal 26 Juni 2024 di KUD Desa Asemdoyong.
Begitu pula disampaikan Abul Hasan, Ketua HNSI dan KUD, dengan adanya program kegiatan Bintek Sertifikasi Ketrampilan Nelayan, tentu sangat bermanfaat sebagai bagian dari kelengkapan administratif para nelayaan.
Menurut Bupati Pemalang Bintek SKN yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, banyak membawa manfaat bagi para nelayan.
“Pogram ini kedepannya supaya dapat ditingkatkan, agar para nelayan saat bekerja di laut nyaman dan terhindar hal-hal yang tidak kita inginkan,” terang Bupati. (S5/Mds)