SEMARANG, MEDIA SERUNI.ID – Suasana semakin memanas yang selama masyarakat terima atas lontaran dari orang nomor satu di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah.

Pasalnya, Dugaan menantang, jangankan hanya 5000 masyarakat, sekalipun 50000 masyarakat saya tidak gentar atau mundur,”kata Sadewo selaku Bupati di Kabupaten Pati yang dikutip vidio viral yang beredar di dunia media sosial (Medsos).

Berawal persoalan ini ada beberapa hal, sehingga kekompakan masyarakat se Kabupaten Pati memberontak, antara lain.

1. Area Alun-alun.
2. Masjid.
3. Pajan Bumi dan Bangunan.

Baca Juga:  Sudah 75 persen, Penanganan Sampah Citarum di Jembatan Sapan Batujajar Target Tuntas Tujuh Hari

Diungkapkan oleh salah satu warga Pati bahwa, Area Alun-alun dan Bangun Masjid masih bagus, kemudian soal kenaikan pajak 250% juga tidak didasari sosialisasi kepada masyarakat se Kabupaten Pati,”ungkapnya yang di kutip dari vidio viral.

Selain itu, kami masyarakat se Kabupaten Pati bersatu tetap akan melakukan aksi demo nanti tanggal 13 Agustus 2025, walaupun Pak Sadewo meminta maaf dan soal pajak dibatalkan,”ucapnya.

Dalam pandangan umum persoalan yang dialami oleh masyarakat di Kabupaten Pati menjadi sorotan public, karena sampai sekarang berita dari Kabupaten Pati masih Viral.

Baca Juga:  Bersama Danrem 062/Tn, Pembagian Makan Sehat Bergizi Untuk Siswa-Siswi SD Kartika XIX-3

Hal ini disampaikan oleh Cak Sholeh dari Surabaya adalah merupakan simpatisan atau kepedulian menyampaikan bahwa.

“Saya ingin menjadi saksi sejarah perjuangan warga atau masyarakat di Kabupaten Pati melawan pemimpin yang dholim,”kata Cak Sholeh kepada Media ini melalui Whatsapp pesan singkat, Kamis 07 Agustus 2025 malam.

Dan Saya usahakan datang pada tanggal 13 Agustus ke Pati,”pungkasnya.(Red)