Karawang, MEDIASERUNI – Bulan Ramadan kerap dijadikan momen yang tepat menjalin silaturahmi, tanpa terkecuali para penghobi mancing.

Meski tanpa acara seremonial, namum bagi penghobi mancing, duduk bersama sembari memegang kail, itupun sudah merupakan silaturahmi.

“Sambil memancing kita saling menyemangati, apalagi kalau ada yang kailnya terpancing ikan, kita pun merasa senang,” ucap Kiki, pemancing asal Kepuh, kepada Mediaseruni, Sabtu 16 Maret 2024, sore.

Kiki bersama tim mancingnya memang satu hobi. Ada yang mempersiapkan peralatan mancing, yang bertugas memegang kail dan Kiki sebagai pengatur umpan.

Hobi memancing ini sudah melekat bertahun – tahun dalam dirinya. Dia sengaja memilih Irigasi Johar (KW 5) sebagai tempat memancing karena menurutnya jenis ikannya variatif.

Baca Juga:  Gudang Limbah Pelastik di Purwasari Terbakar

“Saya suka mancing di irigasi ini karena ada banyak variasi ikan di sini. Tidak bisa ditebak akan mendapatkan ikan seperti apa. Saya bisa menemukan semua jenis ikan pancingan di sini,” kata Kiki.

Kiki pun bercerita tentang hobi memancingnya itu. “Saya merasa senang karena hobi bukan karna ikan. Untuk mancing di irigasi dapet ikan syukur gak dapat juga tidak apa apa,” katanya sambil tertawa.

Menurut Kiki, memancing bukan sebatas mendapatkan ikan, tetapi bagaimana seseorang melatih kesabaran dan keikhlasan.

Karena menurut Kiki, disitulah dia diajarkan tentang kehidupan. “Kesabaran dan keikhlasan adalah bagian terpenting dalam sebuah kehidupan,” tuturnya.

Kiki menambahkan bahwa kegembiraan sejati datang dari momen ketika umpannya digigit ikan. Ada kepuasan dan kegembiraan yang tak bisa diungkapkan saat-saat menarik kail dan mengangkat ikannya.

Baca Juga:  FKUB Kabupaten Garut Gelar Dialog Kebangsaan Demi Wujudkan Pilkada Damai

“Sebenarnya untuk mendapatkan lebih banyak ikan lebih baik memancing di empang atau balong yang airnya sunyi tidak banyak arus, cuman saya lebih mementingkan hobi,” ujarnya sambil tersenyum.

Namun, di balik senyumnya yang ramah, ternyata diapun menyimpan sebuah keprihatinan terhadap pencemaran yang terjadi di irigasi.

“Saya khawatir dengan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang bisa mengancam habitat ikan di sini,” ucap Kiki.

Untuk itu, Kiki berharap semua pihak dapat menjaga kemurnian irigasi dengan tidak membuang sampah ke irigasi sehingga irigasi tetap indah dan lestari. (Rijki/Mds)