Karawang, MEDISERUNI – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Majalaya mesti dikedepankan, sedangkan pengaduan cuma kendala teknis non prosedural. Semua itu bisa diselesaikan di ruang dokter.

Luar biasa prinsip Anwar Sanusi, Kepala Puskesmas Majalaya ini. “Aduan masyarakat itu hanya mis komunikasi saja antara pihak pasien pan petugas. Semua itu akan selesai setelah pasien berada di ruang dokter,” ucap Anwar, Kamis 13 Juni 2024.

Anwar ditanya persoalan faskes belum terdaftar di puskesmas Majalaya, meski sudah beralih akan tetapi peralihan tersebut baru bisa aktif diawal bulan depan.

Baca Juga:  Parade Kebaya Nasional Bakal Meriahkan Hari Kebaya 24 Juli Mendatang

“Silahkan pak, berobat, ada dokter di dalam,” ucap Anwar Sanusi, setelah mendapat keluhan pasien sakit gigi yang faskesnya baru efektif bulan Juli depan.

Kapuskesmas Majalaya ini menuturkan, puskesmas ini pusat kesehatan masyarakat, dan akan memberikan pelayanan terbaik untuk kesehatan masyarakat, apalagi yang terdaftar aktif sebagai pasien BPJS.

“Adapun masyakarat yang ingin mengajukan secara umum atau berbayar, bukan kami menolak, tapi memang prosedur puskesmas tidak boleh melakukan layanan berbayar untuk poli gigi ini, semua nya gratis,” kata Anwar.

Baca Juga:  Dapat Kritik Pedas Warga, Fogging DBD di Desa Campaka Berbayar

Sementara pasien penyakit gigi yang enggan menyebutkan namanya mengatakan lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi. Tapi di Puskesmas Majalaya tidak akan ada yang sakit hati.

“Sakit hati biasa tapi kalau sakit gigi luar biasa. Saya berharap semua kepala puslesmas di Karawang ini seperti kepala puskesmas Majalaya ini. Disini, tidak ada yang tidak bisa berobat,” ucapnya. (Miroj/Mds)