Karawang, MEDIASERUNI.ID – Camat Tirtamulya M. Reza Darmawan, S.STP, gerak cepat merespon keluhan masyarakat soal balap liar di sekitar Jalan Tegal Oneng, Desa Karangsinom, Karawang, Rabu 21 Januari 2026.

Camat bersama Kepala Desa Karangsinom dan Tirtasari langsung menggelar pertemuan, di Aula Desa Karangsinom sebagai upaya mencari solusi bersama demi menjaga keamanan dan ketertiban warga.

Dikatakan Camat rapat koordinasi dengan kepala desa menjadi langkah awal mengatasi titik rawan di wilayah Tirtamulya, khususnya Tegal Oneng yang sering dijadikan ajang balap liar yang berpotensi kenakalan remaja.

“Tadi kita sudah kumpul aparat dua desa. Kepala Desa Tirtasari juga hadir juga kepala Desa Karangsinom yang disaksikan kasi trantib dan mendapatkan kesepakatan akan diadakan piket gabungan,” tegas camat Tirtamulya Reza Darmawan.

Menurutnya piket tersebut untuk mencegah terjadinya balapan liar atau ngenguragi aktivitas kenakalan remaja yang sering terjadi di Tegal Oneng.

Saat disinggung pertemuan tersebut ada kaitannya dengan ucapan Kanit Intel Polsek cikampek yang pernah menyebutkan kerap terjadinya kegiatan balap liar dan berhasil mengamankan 30 unit kendaran roda dua, dirinya menyebutkan ada korelasinya.

Baca Juga:  Tes Potensi Komisi Informasi Provinsi Jabar Rampung, 45 Peserta Dinyatakan Lolos

“Lokasi balap liar lingkupnya itu-itu saja. Setelah berkumpul terjadi balap liar bisa jadi ada minuman keras yang mengarah ke tindak kriminal,” tegasnya.

Camat memastikan berdasarkan pemantauan titik kumpul tersebut di wilayah Tegal Oneng. Besar kemungkinan kaitan tersebut ada. ” Kamipun telah melakukan patroli, menemukan ada tawuran. Tapi mereka bukan warga Tirtamulya melainkan warga luar,” ucapnya.

Menurutnya kegiatan tersebut sering terjadi di malam hari. Pemerintah Kecamatan dan Pemdes akan mengantisipasi dengan mengadakan piket bersama.

Reza, megimbau kepada kepala desa melalu kasi trantib untuk melakukan pembinaan agar tidak merugikan masyarakat atau gangguan di wilayah trantibumlinmas masing-masing.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi Kades Tirtasari Tuti Komal. Menurutnya Tirtasari dan Karangsinom ada titik rawan, yaitu di Tegal Oneng.

Aparat Karangsinom dan Tirtasari sudah banyak menerima laporan sering terjadi balap yang sering dianggap mengganggu masyarakat dan kejadian-kejadian yang tidak di inginkan.

Baca Juga:  Gandeng Kimia Farma, Wisma Jalagatra Lanal Batuporon Gelar Prolanis

“Untuk mencegah kejahatan yang diduga sering terjadi di Tegal Oneng yang lokasinya antara perbatasan Desa Karangsinom dan Tirtasari maka dua kades sepakat untuk melaksanakan piket malam Menjelang Bulan suci Ramadhan,” tegas Tuti.

Menurutnya untuk antisipasi pengamanan nanti menjelang ramadhan tentu saja akan ada piket malam antara linmas dan Trantib Karangsinom dan Tirtasari.

“Justru karena sudah ada laporan sejak dulu, ada kejadian dan sekarang ada instrusi dari pak camat sendiri bahwa kita harus kompak atau kerja sama,” ungkap Tuti.

Ia sampaikan, untuk menghidari kejadian terulang kembali pihaknya sepakat menjaga kenyamanan masyarakat Desa Tirtasari dan Karangsinom, dari kejahatan dan balapan liar dan berencana cari solusi untuk pencegahan.

“Kami, Desa Tirtasari dan Karangsinom bertekat untuk mencegah kejadian kejahatan dan balapan liar tidak terulang, Kita siagakan patroli linmas dan trantib bergiliran,” ujarnya. (Sarmin)