PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Suasana harap dan doa menyelimuti Basecamp Pendakian Gunung Slamet jalur Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Di tengah upaya pencarian seorang pendaki yang belum ditemukan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengingatkan pentingnya kesiapan dan keselamatan sebelum mendaki gunung.
Imbauan itu disampaikan Anom saat meninjau basecamp pendakian di Desa Clekatakan, Kamis (1/1/2026), bersama jajaran Forkopimda Pemalang. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan para pendaki serta dukungan moral bagi tim pencarian dan keluarga korban.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Peralatan, perlengkapan, dan sistem pendukung pendakian perlu dipersiapkan dengan baik agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Anom dengan nada penuh harap.
Di kesempatan yang sama, Anom turut menyampaikan doa agar Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Kota Magelang yang hingga kini belum ditemukan, dapat segera kembali dalam keadaan selamat.
“Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak. Mudah-mudahan Mas Syafiq Ali segera ditemukan dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” tuturnya.
Harapan serupa juga disampaikan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif. Ia mengapresiasi kerja keras para relawan dan tim SAR yang tanpa lelah menyusuri jalur pendakian Gunung Slamet.
“Terima kasih kepada seluruh relawan. Jangan putus semangat. Kita berdoa bersama agar adik kita Mas Ali segera ditemukan dalam kondisi sehat,” ucapnya.
Peristiwa ini bermula pada Sabtu (27/12/2025) malam, saat dua sahabat pendaki, Himawan Choidar Bahran dan Syafiq Ridhan Ali Razan, memulai pendakian cepat atau tektok melalui jalur Dipajaya. Keduanya berencana turun keesokan harinya, Minggu (28/12/2025).
Namun, hingga Minggu malam mereka tak kunjung kembali. Kekhawatiran pun muncul. Tim basecamp segera bergerak melakukan pencarian di jalur pendakian yang dikenal cukup menantang.
Pencarian membuahkan hasil keesokan harinya. Himawan ditemukan dalam kondisi cedera kaki di sekitar Pos 9. Dalam keterbatasan dan rasa sakit, ia menyampaikan bahwa Syafiq memilih turun lebih dahulu untuk mencari pertolongan.
Keputusan itu kini menjadi harapan bagi banyak pihak. Himawan berhasil dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis, sementara pencarian terhadap Syafiq masih terus dilakukan.
Di lereng Gunung Slamet, doa terus dipanjatkan. Tim relawan, aparat, dan masyarakat berharap satu kabar baik segera datang—tentang seorang anak muda yang ingin kembali pulang dan bertemu keluarganya.
