Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Ketua DPD Gema Keadilan Kabupaten Bandung Barat, H. Candra Permana, menyampaikan kegelisahan dan rasa penasaran atas geliat kinerja KNPI Kabupaten Bandung Barat (KNPI KBB) pasca Musda KNPI 2025.
Sejak Musda berlangsung lebih dari enam bulan lalu, hingga saat ini belum ada pelantikan resmi pengurus baru. Lebih jauh, belum ada pula informasi strategis yang disampaikan kepada Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berhimpun, sebuah kondisi yang menurut Candra kurang mencerminkan semangat transparansi dan akuntabilitas organisasi.
“Kami merasa penasaran, bukan sekadar ingin tahu siapa yang menjadi pengurus, tapi juga ingin tahu, ke mana arah KNPI sekarang,” ujar Candra, Rabu 3 Desember 2025. “Ini semua karena kami cinta KNPI sebagai sarana pembangunan pemuda di Bandung Barat.”
Menurut Candra, rasa keingintahuan tersebut sejatinya adalah cerminan kecintaan terhadap KNPI sebagai institusi strategis. “KNPI itu bukan sekadar organisasi seremonial. KNPI bisa menjadi motor pemberdayaan dan pelibatan pemuda dalam pembangunan daerah kita. Jadi wajar kalau kami berharap banyak,” kata Chandra.
Meski demikian, Candra menyampaikan harapannya agar kepengurusan KNPI Kabupaten Bandung Barat periode sekarang dapat segera dilantik, sesuai dengan konstitusi dan aturan organisasi.
Mengingat sudah lebih dari enam bulan berlalu sejak Musda, kondisi tertunda seperti ini menurutnya perlu mendapat perhatian serius.
Candra mendesak kepimpinan terpilih untuk segera memenuhi kewajiban pelantikan, dan jika ada kendala teknis untuk memastikan pelantikan tidak terus berlarut-larut.
“Kalau memang ada kesulitan teknis atau administratif, saya siap untuk membersamai Ketua terpilih. Mari bersama atasi, agar KNPI bisa segera berjalan,” tegas Candra.
Dalam press release ini, Candra juga menekankan pentingnya peran serta pemerintah daerah khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat untuk mendampingi proses pengelolaan KNPI.
Pemerintah dinilai memiliki tanggung jawab untuk memastikan KNPI sebagai wadah pemuda berfungsi optimal, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas pemuda di Kabupaten Bandung Barat.
Data kepemudaan dan demografi di Bandung Barat — sebagaimana dikeluarkan oleh lembaga statistik nasional — menunjukkan bahwa pemuda merupakan kelompok signifikan dalam struktur demografi.
Dengan demikian, kehadiran KNPI yang aktif dan terorganisir dengan baik menjadi sangat relevan sebagai ruang aspirasi dan pemberdayaan pemuda.
Candra berharap bahwa pengurus baru KNPI KBB dapat hadir dengan semangat baru, lebih baik dari sebelumnya dengan komitmen terhadap konstitusi organisasi, transparansi, dan keterbukaan komunikasi kepada seluruh OKP.
“Semoga KNPI KBB periode ini bisa lebih bergairah, lebih produktif — untuk pemuda, untuk Bandung Barat,” pungkas Candra. (Dadan)
