Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Desa Bojongnangka hari ini menjadi pusat perhatian setelah kedatangan tim penilaian desa wisata yang melibatkan 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kominfo, Perkim, Bappeda, DPU, hingga Dinas Kesehatan, seluruhnya hadir lengkap mendampingi proses penilaian sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi desa wisata.

Kepala Desa Bojongnangka, Mbah Wahmu.S.E  menjelaskan bahwa penilaian yang dilakukan bersifat komprehensif, mencakup semua aspek daya tarik wisata di desa tersebut.

“Penilaian semuanya lengkap. Mulai dari paket wisata, view spot wisata, hingga fasilitas-fasilitas yang ada di kawasan kantor desa,” ujarnya.

Tim penilaian juga diajak mengunjungi beberapa potensi unggulan, seperti:

Baca Juga:  PT Lumbung Artha Segara Pastikan Sisa Gaji ABK Terbayar: Dua Lunas, Enam Lainnya Dicicil Sesuai Kesepakatan

Lahan padi organik,

Terapi ikan,

Fasilitas sanitasi dan kesehatan,

Kondisi kamar mandi dan kelayakannya,

Serta beberapa spot daya tarik lain di wilayah Bojongnangka.

Terkait jumlah destinasi wisata di Bojongnangka, Kades menyampaikan bahwa desa tersebut terus berbenah dan memiliki beberapa titik yang sedang dikembangkan secara bertahap.

UMKM Jadi Fokus Pembenahan

Dalam kesempatan tersebut, Mbah Wahmu menegaskan bahwa harapan besar dari kedatangan tim penilai adalah adanya dukungan lanjutan dari pemerintah, terutama untuk sektor UMKM yang berada di kawasan wisata.

“Kios-kios UMKM di area wisata masih terkesan kumuh. Ke depan, kalau anggaran desa tidak dipangkas dari pusat, kami ingin fokus membenahi kios-kios UMKM agar lebih nyaman dan enak dipandang para pengunjung,” tuturnya.

Baca Juga:  MIO Indonesia Dukung Kebangkitan Pers Lewat Munas V IPJI

Menurutnya, penataan UMKM sangat penting karena dapat meningkatkan kenyamanan pedagang, menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Dengan hadirnya tim penilai dari berbagai dinas, Pemerintah Desa Bojongnangka berharap pembangunan sektor wisata dapat berjalan lebih cepat, tertata, dan mampu mengangkat potensi desa sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Pemalang.

“Amin, semoga semua harapan kami untuk kemajuan desa wisata ini bisa terwujud,” pungkas Mbah Wahmu