Cimahi, MEDIASERUNI.ID – Suasana Kampus STIKES Budi Luhur Kota Cimahi tampak semarak dengan gelaran festival budaya internasional bertajuk jelajah dunia. Acara ini menghadirkan ragam seni dan budaya dari berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung diajak mengeksplorasi tiga budaya negara, yakni Jerman, Arab, dan Jepang. Beragam sajian menarik ditampilkan, seperti kuliner khas mancanegara, permainan tradisional seru, hingga bazar dengan nuansa festival yang meriah.
Acara ini digelar di Kampus STIKES Budi Luhur, Jalan Raya Kerkof No. 243, Leuwigajah, Kota Cimahi.
Ketua STIKES Budi Luhur Cimahi, Sri Wahyuni, S.Pd., M.Kes., Ph.D., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kampus dalam mewujudkan visi STIKES Budi Luhur sebagai institusi pendidikan yang religius dan unggul di tingkat internasional.
Menurutnya, keunggulan lulusan STIKES Budi Luhur tidak hanya diukur dari standar nasional, tetapi juga kesiapan untuk bersaing di pasar kerja global. “Kami ingin lulusan tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mampu berkarier di tingkat internasional,” ujarnya, dikutip Senin 19 Januari 2026.
Upaya membangun atmosfer global di lingkungan kampus, lanjut Sri, telah dirintis sejak 2007. Selama lebih dari 15 tahun, STIKES Budi Luhur konsisten mempersiapkan mahasiswanya agar siap menghadapi persaingan dunia kerja internasional, khususnya di bidang kesehatan.
Selain bekerja di berbagai rumah sakit di Indonesia, banyak alumni STIKES Budi Luhur Cimahi yang kini berkiprah sebagai tenaga medis di luar negeri.
Untuk mendukung hal tersebut, kampus menyediakan mata kuliah khusus berbasis internasional, termasuk pembelajaran bahasa asing seperti Inggris, Arab, Jerman, dan Jepang, bekerja sama dengan lembaga bahasa profesional.
Festival budaya ini sendiri merupakan bagian dari ujian akhir semester berbentuk proyek. Mahasiswa ditantang menampilkan kekayaan budaya dunia melalui makanan khas, seni, hingga pertunjukan budaya.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 215 alumni STIKES Budi Luhur telah bekerja di berbagai negara, di antaranya Jepang, Arab Saudi, Jerman, Kuwait, Malaysia, Turki, hingga Polandia.
Sri Wahyuni juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja kembali dari Polandia untuk bertemu langsung dengan para alumni, sekaligus berdiskusi mengenai pengalaman kerja serta peluang karier di luar negeri. (Chandra)
