Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Self Learning Institute (SLI) menggelar Festival Gandrung Mulasara 2025.

Kegiatan berlangsung 29–30 Desember 2025 di Komplek SKB Kabupaten Purwakarta, sekaligus bentuk apresiasi inovasi satuan pendidikan dalam pelaksanaan Program Tatanen di Bale Atikan (TdBA).

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Purwakarta, Dede Supendi, menyampaikan festival ini menjadi ajang kurasi praktik baik sekolah, khususnya dalam pengembangan pangan sehat, minuman fermentasi alami, dan produk ramah lingkungan.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran hidup sehat, kemandirian pangan, serta kepedulian terhadap lingkungan di sekolah,” kata Dede, dikutip Rabu 31 Desember 2025.

Baca Juga:  MPC Pemuda Pancasila Pemalang Turun Tangan Membantu Warga Atasi Sampah

Mengusung tema “Manusa Linuhung Mulasara jeung Guguru ka Alam Ciptaan”, festival ini menegaskan komitmen Pemkab Purwakarta membangun karakter peserta didik yang berbudaya, berakhlak, dan selaras dengan alam, sejalan filosofi TdBA yang menjadikan alam dan budaya Sunda sebagai sumber pembelajaran.

Festival diikuti lebih dari 390 peserta dari jenjang SD dan SMP, dengan rangkaian kegiatan berupa seminar, lokakarya, demonstrasi praktik, serta pameran produk inovatif. Pada hari kedua, dilakukan kurasi dan penilaian stan kecamatan oleh tim TdBA.

Baca Juga:  Cabor Angkat Besi, Imam Jamaludin Sumbang Emas Jawa Barat PON XXI

Bupati Purwakarta yang diwakili Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Mochamad Arif Budiman bersama jajaran OPD turut meninjau pameran sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem pendidikan berbasis kearifan lokal.

Festival ini dilaksanakan berdasarkan Perbup Nomor 103 Tahun 2021 dan Perbup Nomor 49 Tahun 2025, sebagai landasan penguatan kurikulum muatan lokal TdBA. Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. (*)