PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Arus lalu lintas pemudik di wilayah Kabupaten Pemalang hingga Rabu malam (18/3/2026) terpantau aman dan lancar. Hal ini diketahui saat jajaran Forkopimda Pemalang melakukan monitoring ke sejumlah pos pengamanan Lebaran.
Monitoring dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif dengan meninjau beberapa titik strategis, di antaranya Alun-Alun Pemalang, Pertigaan Blandong Comal, hingga Pos PAM Terpadu Gandulan.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan kondisi lalu lintas masih terkendali dan belum ditemukan titik kemacetan di wilayah Kabupaten Pemalang.
“Alhamdulillah lalu lintas baik dan lancar, serta keamanan masih bisa terpelihara dengan baik. Koordinasi antar petugas juga berjalan sangat baik dan hingga saat ini belum ditemukan titik kemacetan di wilayah Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Menurutnya, monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan sekaligus kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Forkopimda juga menyerahkan bingkisan kepada para petugas yang berjaga di pos pengamanan. Bingkisan diberikan kepada personel dari berbagai unsur seperti Dinas Perhubungan, TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik.
Bupati Anom juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap tertib dan saling menghormati sesama pengguna jalan.
“Mari kita ciptakan tepo seliro di jalan, jangan egois, utamakan keselamatan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menjelaskan bahwa sejak Selasa (18/3/2026) pukul 00.00 WIB telah diberlakukan sistem one way nasional dari KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung.
Ia menambahkan, kondisi lalu lintas di jalur tol dari arah Jakarta menuju timur masih terpantau lancar. Bahkan tingkat keterisian rest area KM 319 B masih sekitar 25 persen.
Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kesiapsiagaan karena puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada malam hari hingga esok hari.
“Petugas kami siaga 24 jam, baik di jalur tol maupun arteri Pantura. Kami juga mengantisipasi potensi kecelakaan dan kemacetan, seluruh personel dan sarana sudah kami siapkan,” tegasnya.

