Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali memperlihatkan keseriusannya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur melalui program unggulan Jalan Halus Merata. Di bawah kepemimpinan Bupati Anom Widyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi memulai pekerjaan Rekonstruksi Jalan Paket 2 yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi besar “Pemalang Bercahaya”.
Ruas yang dikerjakan berada di jalur Kedunggong–Medayu, tepatnya di area Jalan Leter S Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh—sebuah titik rawan dengan tanjakan dan turunan curam berbentuk huruf “S” yang selama ini kerap membahayakan pengguna jalan. Rekonstruksi menyeluruh di lokasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Dengan nilai kontrak Rp3,84 miliar bersumber dari APBD 2025, proyek yang dimulai pada 3 September 2025 dan berlangsung selama 114 hari kerja ini dikerjakan oleh CV. Sumber Waras dan diawasi secara profesional oleh CV. Global Desain. Pekerjaan meliputi pembangunan drainase, penanganan tanah di wilayah perbukitan, pemasangan geosintetik, hingga perkerasan beton semen yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan struktur jalan dalam jangka panjang.
Kadin DPUPR Pemalang, Joko Tri Asmoro, menegaskan bahwa peningkatan ruas ini merupakan langkah prioritas pemerintah daerah.
“Rekonstruksi Jalan Paket 2 ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar berkualitas bagi masyarakat. Ruas Kedunggong–Medayu merupakan jalur vital, dan pembenahannya bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah selatan Pemalang. Kami memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis, diawasi ketat, dan ditargetkan selesai tepat waktu. Mohon dukungan serta pengertian masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung,” ujarnya.
Ruas Kedunggong–Medayu selama ini menjadi jalur strategis penghubung antar desa, kecamatan, bahkan antar kabupaten. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik di kawasan ini diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru, memperlancar arus logistik, dan mendorong mobilitas warga.
Selama proses pembangunan, jalan ditutup total demi keamanan. Pemkab Pemalang telah menyiapkan jalur alternatif melalui Kwasen – Pasir – Gunungbatu – Longkeyang – Medayu. Masyarakat diminta bersabar dan memahami bahwa penutupan ini merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, layak, dan berstandar tinggi.
Gebrakan DPUPR Pemalang ini sekali lagi menunjukkan bahwa visi “Pemalang Bercahaya” bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang terus diwujudkan secara bertahap namun progresif di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.
