KARAWANG, mediaseruni.id – Gerakan Pengangguran Remaja Karawang atau Geprek mematangkan rencana aksi damai pada 30 September 2024 dikawasan KIIC Karawang, sekaligus menentukan titik konsentrasi massa, sehingga rencana sesuai harapan.
Ketua Gerakan Pengangguran Remaja Karawang (Geprek) Endang alias Macan Kumbang mengatakan itu berlangsung kemarin, 23 September 2024, di Kampung Wisata Pelangi Cibanteng, Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya.
“Kami siap jadi garda terdepan untuk remaja Karawang yang belum mendapatkan pekerjaan, serta komitmen menjadi penghubung antara remaja pengangguran dengan pemerintah dan perusahaan di Karawang,” tandas Endang.
Sehingga, lanjut Endang, warga pribumi bisa diterima di pabrik-pabrik yang ada dikarawang, khususnya yang usia produktif 18-25 tahun. Hal ini sangat penting membuka komunikasi antar pihak pemerintah dan perusahaan dalam mencari solusi bagi masalah pengangguran yang semakin meningkat di daerah ini.
Aksi damai ini yang direncanakan pada 30 September diprediksi akan melibatkan minimal sekitar 15 ribu pengangguran yang ada di kabupaten Karawang dan akan mengepung kantor Pemerintah Kabupaten Karawang serta kawasan industri KIIC.
Aksi ini bertujuan untuk menarik perhatian pemerintah terkait masalah pengangguran yang terus memburuk serta memberantas oknum mafia loker. “Tujuan aksi nanti cuma satu, permudah kami warga pribumi untuk bekerja, terutama diusia produktif,” kata dia.
Aksi ini bukan hanya tentang ketidakpuasan, pribumi yang susahnya mencari kerja di tanah kelahiran sendiri. “Kami hanya ingin memastikan suara pengangguran bisa didengar dan dipertimbangkan serta ada peran pemerintah,” katanya.
Aksi Geprek ini berharap dapat memicu langkah konkret dari pemerintah dan pihak industri di Karawang untuk mengatasi masalah pengangguran, terutama di kalangan remaja dan murni jeritan pengangguran dikarawang. (Miroj/Mediaseruni)