Karawang, MEDIASERUNI.ID – Pengurus perkumpulan pemilik media online Media Independen Online (MIO) Indonesia Daerah Karawang menggelar halalbihalal, sekaligus
upaya memperkuat soliditas antaranggota dan pengurus organisasi.

Kegiatan Jumat 10 April 2026 sekaligus tasyakuran sekretariat di Jalan AR Hakim, Karawang Barat, dihadiri Ketua MIO Jawa Barat Azhari, anggota DPRD Karawang H..Erick Heryawan dan Dewan Pakar Eka Yusuf serta Dewan Pakar MIO Indonesia Wilayah Jawa Barat N Hartono.

Ketua MIO Karawang Mardiman Ujung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan menegaskan pentingnya membangun organisasi dengan anggota yang berkualitas dan berkomitmen.

Ujung juga menyampaikan dalam waktu dekat, MIO Karawang akan menggelar sejumlah agenda penting, termasuk pelantikan. “Insyaallah, Juni mendatang MIO Karawang dijadwalkan melakukan pelantikan,” tegasnya, menambahkan pelantikan itu juga sebagai bentuk penguatan struktur kepengurusan.

Ketua MIO Jawa Barat Azhari, usai kegiatan menyebut halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum memperkuat silaturahmi, integritas, serta komitmen insan media dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesiapsiagaan Purwakarta Gelar Simulasi Gempa Nasional

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.

“Saya mengajak secara keseluruhan Member of MIO Jawa Barat kita untuk menjadikan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik yang berpihak kepada rakyat,” kata Azhari.

Sementara itu, Penasihat MIO Karawang, H. Erick Kusumah, menegaskan media harus tetap independen dengan berpihak pada kepentingan masyarakat serta menjaga peran dalam memperkuat demokrasi dan soliditas.

“Soliditas organisasi menjadi kunci utama keberhasilan, yang dapat dibangun melalui kebersamaan dan komunikasi rutin antaranggota dalam setiap kegiatan organisasi,” tegas H Erick.

Ia juga mengingatkan agar insan media tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi tetap menjaga martabat dan peran strategis dalam demokrasi.

Baca Juga:  Ini Alasan Warga Karangpawitan Pilih Aep - Maslani pada 27 November Mendatang

“Jangan hanya mengejar profit, tapi harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Media punya tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi,” tegasnya.

Sementara Dewan Pakar Eka Yusuf mengatakan, media sebagai bagian dari organisasi memiliki cakupan yang lebih luas sebagai stakeholder pembaruan di bidang kejurnalistikan.

“Banyak hal yang bisa dijangkau MIO Indonesia Karawang, termasuk menggelar pelatihan kejurnalistikan, selain kemitraan positif dengan lembaga dan pemerintahan. Karena di dalam MIO ini bukan cuma ada satu perusahaan media, tetapi puluhan,” katanya.

Eka, yang juga Dosen di Fikom Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyinggung terkait PKL yang dilakukan mahasiswa-mahasiswa jurnalistik di Karawang.

Potensi MIO Karawang besar untuk bermitra dengan kampus-kampus penyelenggara program PKL tersebut. “Di MIO ini saya lihat banyak senior-senior Wartawannya. Jam terbangnya sebagai wartawan dan pimpinan media sudah tak diragukan lagi,” ucap Dewan Pakar MIO Karawang ini. (Iman)