Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lingkungan TK An-Nida, di Lingkungan Sukaguna Desa Mekarjaya Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat.
Di bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi, keluarga besar TK An-Nida menggelar kegiatan sosial bertajuk “TK An-Nida Berbagi di Bulan Ramadan.”
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para guru, siswa, orang tua, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama menebarkan kebaikan. Melalui program tersebut, bantuan disalurkan kepada anak-anak yatim piatu dan para lansia yang berada di lingkungan sekitar sekolah.
Para guru bersama panitia menyiapkan bantuan yang berasal dari donasi orang tua siswa dan para donatur. Bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada para penerima dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Bagi TK An-Nida, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan berbagi, anak-anak diajak mengenal nilai kepedulian, empati, dan kebersamaan sejak usia dini.
Guru TK An-Nida, Ida Farida, mengatakan Ramadan waktu yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti berbagi kepada sesama dapat menjadi pelajaran berharga bagi perkembangan karakter mereka.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi para penerima, khususnya anak-anak yatim dan para lansia,” ujar Farida, dikutip Jumat 2026.
Farida juga berharap momentum berbagi ini dapat menjadi kekuatan untuk membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa dan donatur yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dukungan dan kepedulian mereka menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan “TK An-Nida Berbagi di Bulan Ramadan”, pihak sekolah berharap semangat berbagi tidak hanya dirasakan pada momen Ramadan saja, tetapi juga dapat terus hidup dalam keseharian.
Dengan menanamkan nilai kepedulian sejak dini, diharapkan para siswa kelak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap sesama.
Ramadan pun menjadi lebih bermakna ketika kebahagiaan dapat dirasakan bersama bukan hanya oleh mereka yang memberi, tetapi juga oleh mereka yang menerima. (Dadan)
