Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Kendati sempat terhambat lantaran cuaca buruk, namun pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, kembali dilanjutkan.

Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi korban bencana longsor hari kelima dengan memfokuskan di dua titik, yakni Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Rabu 28 Januari 2026.

Namun, seiring ditemukannya jasad yang mulai mengalami dekomposisi, petugas dan relawan yang terlibat dalam proses evakuasi diberikan vaksinasi tetanus sebagai langkah pencegahan risiko infeksi bakteri di lokasi bencana.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar, menjelaskan bahwa vaksinasi tetanus wajib diberikan kepada petugas setelah hari ketiga operasi pencarian.

Baca Juga:  Az-Zahra Galuh Mas Manasik Center Pusat Pelatihan Manasik Haji dan Umrah Terbesar di Karawang

“Vaksinasi ini dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan bencana,” kata Lia, dan menambahkan seluruh relawan evakuasi diarahkan mendatangi posko kesehatan pada pukul 16.00–17.00 Wib.

Selain itu, setiap jasad yang berhasil dievakuasi wajib melalui proses sterilisasi menggunakan disinfektan sebelum dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan peti mati.

Dinas Kesehatan KBB (Kabupaten Bandung Barat) telah menyiapkan sebanyak 50 peti jenazah lengkap dengan kain kafan dan kantong mayat yang dikirim dari RSUD Cikalongwetan. Penambahan logistik akan dilakukan dari RSUD Cililin apabila jumlah korban terus bertambah.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Hapus Denda PBB hingga Akhir 2025, Warga Cuma Bayar Pokok Pajak

Pada hari kelima pencarian, proses evakuasi dimulai lebih lambat akibat hujan deras yang mengguyur lokasi sejak dini hari, sehingga kondisi medan dinilai belum aman untuk diakses. Tim SAR gabungan baru dapat memasuki lokasi pencarian sekitar pukul 08.30 Wib.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo, menyampaikan bahwa hingga Selasa 27 Januari 2026 pukul 18.10 Wib, tim telah mengevakuasi sebanyak 48 kantong jenazah.

“Pada hari kelima ini, tim menargetkan evakuasi 32 korban lainnya yang masih tertimbun material longsor,” ucap Bramantyo. (*)