Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Aksi kepedulian ditunjukkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisolok, Brigadir Akka Mahpudin. Sosok polisi yang pernah masuk kandidat Hoegeng Awards 2022 ini kembali meluncurkan inovasi sosial-keagamaan melalui pendirian Pondok Pesantren Nusantara dengan program unggulan Pesantren Mobile di Kabupaten Sukabumi.

Program ini berawal dari keprihatinan Akka saat mendapati banyaknya orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke pesantren namun terkendala biaya.

“Melalui konsep Pesantren Mobile, tim pengajar menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah umum secara berkala, serta menyediakan platform pembelajaran berbasis daring (website),” ucap Kapolres Sukabumi, AKBP Benny Cahyadi.

Dalam pelaksanaannya, pihak pesantren merangkul guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tiap sekolah sebagai koordinator pembinaan agar materi tambahan agama berjalan selaras tanpa mengganggu jam pelajaran reguler.

Baca Juga:  Pesta Demokrasi 2024, Berguna Untuk Bandung Barat Lebih Baik

Inisiatif ini menargetkan puluhan lembaga pendidikan di Kecamatan Cisolok, mencakup lebih dari 40 SD, 20 SMP, hingga 7 SMA/SMK. Meski menggunakan skema keliling dan digital, para santri dipastikan tetap mendapat pengakuan resmi. Saat ini izin majelis taklim telah terbit, sementara izin operasional ponpes sedang dalam proses administrasi.

Langkah mulia ini diawali dengan peresmian pondok di bawah Yayasan Satyanatha serta peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Iman oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Benny Cahyadi, Rabu 7 Oktober 2026.

AKBP Benny Cahyadi memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan bahwa aksi Brigadir Akka yang sebelumnya juga mendirikan SMK Bhayangkara gratis untuk anak yatim dan dhuafa merupakan bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan sosial. (irma)

Baca Juga:  DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi, H. Jenal Aripin Hadir di SMAN 1 Pangkalan