Karawang, MEDIASERUNI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Jenal Aripin, menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus berbagi zakat bersama para kiai dan ustaz dari dua kecamatan, yakni Pangkalan dan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.
Dalam kegiatan tersebut, legislator dari Partai Demokrat yang mewakili daerah pemilihan Karawang–Purwakarta ini mengundang para kiai dan ustaz untuk bertatap muka serta mempererat tali silaturahmi.
Dalam sambutannya, H. Jenal Aripin, SE., menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para ulama dan tokoh agama yang selama ini menjadi panutan masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran para guru yang kami bangga-banggakan. Tanpa mereka, kita tidak memiliki panutan dan tuntunan dalam kehidupan,” ujarnya.
Saat ditemui awak media di sela-sela acara, H. Jenal Aripin menjelaskan bahwa kegiatan berbagi dan silaturahmi dengan para ulama tersebut bukanlah hal baru baginya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Agenda seperti ini sudah lama saya laksanakan, bahkan sebelum saya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Ini saya lakukan dengan sangat ikhlas dan merupakan kewajiban saya untuk terus menjaga silaturahmi dengan para guru kita,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Jenal Aripin juga menyampaikan pesan kepada para kiai dan ustaz agar tidak segan untuk menegur dirinya apabila dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dinilai melenceng dari nilai-nilai agama.
“Saya mohon kepada para kiai dan ustaz untuk selalu mengingatkan dan menegur saya jika dalam menjalankan tugas melenceng dari akidah. Tolong doakan saya agar tetap berada di jalan yang semestinya sesuai dengan tugas dan amanah yang saya emban,” tuturnya.
Kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan penyaluran zakat tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Para kiai dan ustaz yang hadir pun menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara pemimpin daerah dengan para tokoh agama dan masyarakat. (Iman)

