Karawang, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan Korwilcambidik Kotabaru mengadakan sosialisasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi seluruh kepala SD negeri dan swasta Sekecamatan Kotabaru. Kegiatan ini digelar di SD IT Al-Azhar, Bakantambun, Sabtu 30 Agustus 2025.

Mustopa, S.Pd., M.Pd. menjelaskan, pembelajaran mendalam menekankan pengembangan pola pikir kritis, reflektif, serta kreatifitas peserta didik.

“Intinya, pendekatan ini memuliakan siswa. Guru diharapkan memberikan layanan terbaik agar anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan ini akan mengubah pola pembelajaran dari metode konvensional menjadi partisipatif. Guru dituntut menghadirkan model belajar yang lebih aktif dan melibatkan siswa secara penuh. “Konsep ini berlaku untuk semua jenjang, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP,” jelasnya.

Baca Juga:  Verifikasi dan Validasi Data Warga Belajar PKBM Rayon 7 Berjalan Lancar

Ketua K3S Kotabaru, Abah Iwa Hirana, menegaskan bahwa Deep Learning merupakan bagian dari penguatan Kurikulum Merdeka yang mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2025/2026. Menurutnya, kepala sekolah wajib menyediakan fasilitas yang mendukung, terutama untuk meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Contohnya, jika rapor pendidikan menunjukkan rendahnya capaian literasi, maka sekolah harus menambah sumber belajar agar siswa lebih semangat,” kata Abah Iwa.

Baca Juga:  PLN Sukses Menggelar PLN Electric Run 2024, Para Juara Bilang Begini

Dalam kegiatan ini, setiap sekolah diminta mengirimkan perwakilan guru dari kelas bawah (1–3) dan kelas atas (4–6) untuk mengikuti pelatihan. Selain itu, sosialisasi juga membahas permasalahan pembelajaran di sekolah sekaligus solusi penerapannya.

Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat memahami substansi pendekatan pembelajaran mendalam dan menyebarkannya kepada guru serta tenaga kependidikan di lingkungan masing-masing. (Asep)