Jakarta, MEDIASERUNI – Pencarian Kapal Cita XX BTS BAKTI Kominfo yang hilang kontak di perairan Papua masih terus berlangsung, Kamis 25 Juli 2024.

Kapal angkut material Base Tranceiver Station (BTS) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) itu hilang kontak dalam perjalanan dari Timika menuju Yahukimo, Papua.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna mengatakan hingga hari ini, proses pencarian belum membuahkan hasil. “Pencarian belum juga membuahkan hasil,” kata Wayan dalam keterangannya, Kamis 25 Juli 2024.

Diketahui Kapal Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo hilang kontak sejak Rabu 17 Juli 2024.

Baca Juga:  Keris Pusaka Naga Geni Mustika Langit yang Jatuh ke Bumi

Kapal LCT Cita XX jenis LCT GT 145 terakhir berkomunikasi dengan kapal Prima Jaya yang melintas bersamaan pada hari sebelumnya, pada 16 Juli 2024.

Kru Kapal Prima Jaya menyampaikan Kapal Cita XX tidak melaju dan posisi mengambil di pinggiran. Sementara sumber Kemenkominfo memyebut Kapal tersebut diketahui mengangkut 12 orang.

Kapal Cita XX dilaporkan membawa material BTS, tower, power, dan VSAT untuk penyediaan sinyal 4G BAKTI Kominfo di wilayah Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI

Kapal Cita XX berangkat dari Timika pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 05.43 WITA dan dijadwalkan akan tiba di Yahukimo pada Kamis, 18 Juli 2024.

Proses pencarian kapal pengangkut BTS ini turut melibatkan sejumlah alutsista milik TNI. Di antaranya, Heli Super Puma milik TNI AU hingga KRI Teluk Lada 521 milik TNI AL.

Sementara KRI Teluk Lada 521 dikerahkan untuk melakukan penyisiran disekitar area pencarian bagian utara perairan Aru dan selanjutnya menuju ke Ambon. (Mds/*)