Karawang, MEDIASERUNI.ID – Ketum MIO Indonesia, AYS Prayogie, mengapresiasi keberadaan Sekretariat MIO Indonesia PD Karawang. Ia berharap agar pengurus dapat mengoptimalkan sebagai markas memulai program-program yang berkontribusi terhadap organisasi dan masyarakat.
Hal itu disampaikan Prayogie, Rabu 23 September 2026, malam, saat mengunjungi Sekretariat MIO Karawang, di Jalan Arif Rahman Hakim (Jalan Niaga), Karawang, usai berkunjung ke kantor Bank BRI Cabang Karawang.
Ketum MIO Indonesia bersama Bendahara Umum, Humas DPP dan pengurus pusat, didampingi Ketua MIO Jawa Barat. “Saya mengapresiasi rekan-rekan yang ada di Karawang, baru beberapa bulan setelah melakukan Kongrerda tapi sudah melakukan berbagai kegiatan,” kata AYS. Prayogie.
Ketum juga menekankan soal kekompakan dan soliditas dalam jajaran. Bentuk soliditas ini dalam waktu dekat akan kembali direalisasikan dalam wujud Rakernas II MIO Indonesia, pada November 2026, medatang.
“Insyaallah, pada November 2026 kita akan menyelenggarakan Rakernas II di jakarta, dimana dalam momen itu kita kembali menyatukan visi dan misi untuk meramu program-program organisasi,” ucap Prayogie.
Periodesasi pertama kita sudah melakukan konsolidasi sehingga MIO Indonesia sudah ada di 27 Propinsi dari 34 Propinsi di Indonesia serta ratusan PD setingkat Kabupaten dan Kota,” tambah Prayogie.
Dengan jumlah keterwakilan itu, menjadi dasar MIO Indonesia untuk bisa berkantor di Dewan Pers. “Kita sudah audiensi ke Dewan Pers, dan mendata kekurangan jumlah anggota yang sudah terverifikasi Dewan Pers,” ucap Prayogie, seraya menyebutkan 200 media berbadan hukum yang terverifikasi Dewan Pers.
Mardiman Ujung Ketua PD Karawang merasa bersyukur atas kehadiran Ketua Umum dan jajaran ke sekretariat MIO Indonesia PD Karawang.
“Semoga kiranya kehadiran Ketum dan Bendum serta Humas dapat menambah semangat bagi kami dalam mengembangkan Organisasi khusus nya di Karawang,” kata Ujung.
Sementara Ketua MIO Jawa Barat, Azhari, dalam kesempatan sama menyampaikan perlunya mengoptimalkan potensi-potensi pengurus di tingkat provinsi (PW) dan daerah (PD).
“MIO Indonesia ini sarat orang-orang hebat. Punya link – link bisnis yang luas dan mampu membaca peluang-peluang bisnis dari program-program pemerintah. Potensi – potensi ini akan membuat MIO Indonesia akan jadi organisasi yang hebat. Organisasinya hebat tentunya anggotanya akan sejahtera,” ucap Azhari. (*)
