Karawang, MEDIASERUNI – Genap di usia yang ke-4 Lembaga Bantuan Hukum (LBH ) Arya Mandalika, merayakan ulang tahun dengan cara mengadakan sukuran pengajian dan pemotongan tumpeng.

Sukuran di hari ulang tahun ke-4 tahun di selenggarakan di kantor LBH Arya Mandalika,Ruko Emporium Blok B20 Galuh Mas Teluk Jambe Timur, Karawang dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat dan insan pers.

Hendra Supriatna, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Managing Patners, menyebutkan, dirinya mendirikan LBH Arya Mandalika, di Karawang, terinspirasi dari kesultanan Banten.

“LBH yang dinamai Arya Mandalika, yang mengikuti jejak putra Sultan Banten yang memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh sejarah, termasuk Maulana Yusuf dari Banten, Maulana Hasanuddin, Ratu Ayu Kirana, Sunan Gunung Jati, Nyi Kawunganten, dan Maulana Yusuf dari Banten,” ucapan Hendra, Selasa 30 April 2024.

Baca Juga:  Bey Machmudin Jenguk Yazella Agustin Atlet Terjun Payung Jabar yang Cedera di PON 2024

Hendra Supriatna, SH., MH juga sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan, termasuk ucapan dari Kolonel Infantri Kohir dari Indonesia Timur Papua Barat.

“Tidak hanya ucapan selamat ulang tahun lewat vidio yang diterima untuk LBH Arya Mandalika, akan tetapi dukungan pun terus berdatangan melalui pesan WhatsApp pribadi maupun grup. Ucapan tersebut datang dari berbagai tokoh, dan pejabat yang ada Kabupaten Karawang, bahkan praktisi hukum Indonesia, Jonshon Panjaitan, ucapnya.

Semua ucapan tersebut mengharapkan kesuksesan bagi LBH Arya Mandalika di ulang tahun ke-4, dengan harapan bahwa lembaga ini terus maju dan memberikan pelayanan yang baik kepada klien serta masyarakat.

Baca Juga:  Pidato perdana Gubernur Lampung, Sampai kan visi misi

Di tempat yang sama Direktur LBH Arya Mandalika, Rivaldo, menyatakan harapannya agar lembaga ini terus menjadi lembaga kontrol sosial bagi pemerintah dan berperan aktif dalam memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut Ia,” Semoga ditahun yang genap ini kami juga dapat bermanfaat, membantu serta bekerja sama bersama masyarakat untuk sama-sama memberantas tindak kejahatan yang ada di sekitar kita semua. Karena damai tanpa keadilan adalah tirani. Tegakkan atau hancurkan. Salam keadilan, “Tegas Rivaldo direktur Arya Mandalika.

Acara ditutup dengan pembacaan tawasul dan doa yang dipimpin oleh Ustad Aa Fakhrurrozi. (Sarmin/Mds)