Cimahi, MEDIASERUNI.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Budi Luhur Kota Cimahi kembali meluluskan putra dan putri terbaiknya tahun akademik 2025- 2026 ini.
Sebanyak 55 mahasiswa berhasil menyelesaikan masa studinya dan berhak mendapat gelar sarjana pada wisuda ke-XXVI semester ganjil tahun 2025-2026 yang digelar di Hotel Grand Pasundan Bandung, Rabu 21 Januari 2026.
Sebanyak 55 mahasiswa yang mengikuti prosesi wisuda terdiri dari program studi ners tahap profesi, program setudi pendidikan bidan tahap profesi, dan program studi D3 keperawatan.
Ketua STIKES Budi Luhur, Sri Wahyuni, S.Pd., M.Kes., Ph.D dalam sambutannya mengatakan, pengembangan bidang sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana dengan melakukan pengembangan program doktoral dalam dan luar negeri sebanyak 12 orang sudah menyelesaikan studi. Sementara 5 orang tengah menyelesaikan program master.
Sedangkan para alumni sebanyak 3 orang serta 5 orang sedang menyelesaikan spesialis KMB, 2 orang profesi kebidanan. “Sarana terus dikembangkan dengan selesainya pembangunan gedung OSCE dan CBT sehingga semakin meningkatkan kelulusan mahasiswa dalam uji kompetensi,” ujar Sri.
STIKES Budi Luhur saat ini tengah melakukan pengembangan sarana labolatorium klinik. “Alhamdulillah di semester ganji ini STIKES Budi Luhur mendapatkan program hibah penguatan PTS 2025 dari Kemendikti Santek berupa peralatan labolatorium klinik berbasis teknologi informasi senilai Rp487 juta dengan harapan bisa membantu para mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi keterampilan,” kata Sri.
Bidang kemahasiswaan, Mahasiswa Hebat STIKES Budi Luhur cukup mengukir prestasi baik lokal, nasional bahkan internasional.
Terbaru, atas nama Angely lolos seleksi latihan kegiatan kterampilan manajemen tingkat menengah 2025 di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Batch II yang akan mengikuti final 24-27 September di Cirebon.
Tingkat internasional sebanyak 18 mahasiswa pendidikan Ners dan D3 Keperawan lolos seleksi oral presenter dan 4 mahasiswa mendapatkan penghargaan juara di kelompoknya pada Student PBRI Thailand.
“Program internasional telah dirintis STIKES Budi Luhur sejak 2011 dan membuahkan hasil perubahan atmosfir global seluruh civitas akademika,” tutur Sri.
Sri menyebutkan Januari 2026 lulusan STIKES Budi Luhur dibantu disalurkan ke luar negeri seperti Jepang, Jerman, Turki, Malaysia, Saudi Arabia, Kuwait dan negara lainnya dengan jumlah 2015 lulusan.
“Sisanya bekerja di dalam negeri yang semuanya melalui biro pusat pengembangan karier STIKES Budi Luhur Cimahi,” kata Sri.
Sri menyebutkan, STIKES Budi Luhur Kota Cimahi tengah memperpanjang MoU dengan Kementrian Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (KP2MI) untuk menjaga pengelolaan pemerdayaan alumni ke luar negeri yang aman.
“Untuk membangun atmosfir global terus dikembangkan cultur expo dengan menampilkan budaya Jepang, Jerman dan Arab Saudi,” sebutnya.
Pada akhir November lalu, Sri mengatakan, baru saja menyelesaikan lawatannya ke Jerman untuk memenuhi undangan user penandatangan dengan AGI.
“Sekaligus mengunjungi alumni D3 keperawatan dan kebidanan yang bekerja di Jerman dan Polandia,” pungkasnya. (Chandra)
