Karawang, MEDIASERUNI – Mahasiswa KKN Unsika mengadakan roadshow penyuluhan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Taman Mekar II di Kecamatan Pangkalan, Karawang, Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan refleksi mengenai berbagai topik yang perlu disampaikan kepada siswa/i di sekolah tersebut.
Acara yang gelas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di Desa Taman Mekar,
berlangsung pada hari Kamis, 18 Juli 2024, dengan tiga muatan materi utama disampaikan kepada siswa/i SDN Taman Mekar II.
Penyuluhan pertama mengenai Budi Pekerti yang disampaikan oleh Callsyta Shanahan kepada siswa/i kelas 1, 2, dan 3. Dalam penyuluhannya, Callsyta menekankan pentingnya sikap sopan santun, rasa hormat terhadap sesama.
Selain, bagaimana menjaga perilaku baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Anak-anak tampak antusias mengikuti penjelasan yang diberikan dengan gaya interaktif dan mudah dipahami.
Selanjutnya, M. Fadli Sugianto menyampaikan penyuluhan mengenai Bahaya dan Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah untuk siswa/i kelas 1, 2, dan 3.
Fadli menjelaskan pengertian secara umum, dampak negatif yang ditimbulkan, serta cara-cara menghindarinya dan membantu teman yang menjadi korban.
Dengan menggunakan contoh-contoh nyata dan permainan peran, Fadli berhasil menarik perhatian siswa sehingga mereka lebih memahami bahaya bullying dan pentingnya saling menghargai.
Penyuluhan terakhir untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 mengenai Narkotika dan Seks Bebas yang disampaikan oleh Kharismaya Gunawan.
Kharismaya memberikan penjelasan tentang bahaya narkotika dan bagaimana menjauhinya, serta pentingnya menjaga diri dari pergaulan bebas yang dapat merugikan masa depan mereka.
Materi ini disampaikan dengan pendekatan yang sesuai untuk usia mereka, agar dapat memahami betapa pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif tersebut.
Respon positif datang dari Yuli, wali kelas 6. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi anak-anak,” kata Yuli.
Anak-anak, ucap Yuli, jadi lebih memahami pentingnya menjaga sikap, menghindari bullying, dan menjauhi narkotika serta pergaulan bebas. “Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatan,” ujar Yuli.
Yuli berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi bekal bagi siswa-siswi SD Taman Mekar II untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, bebas dari pengaruh buruk, dan memiliki masa depan yang cerah. (Mds/Tim KKN Unsika)