Pemalang, MEDIASERUNI.ID – Suasana meriah menyelimuti Lapangan Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kamis (18/9/2025). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pembukaan Festival Wong Gunung (FWG) yang kini memasuki tahun ke-10. Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, didampingi jajaran OPD, Forkopimca, hingga kepala desa se-Kecamatan Pulosari.
Dalam sambutannya, Nurkholes mengapresiasi kerja keras panitia dan masyarakat yang konsisten menjaga tradisi ini. Ia berharap festival yang lahir dari kearifan lokal bisa berkembang hingga ke level nasional.
“Saya mengapresiasi panitia Festival Wong Gunung. Ke depan, harapan saya festival ini bisa menjadi event nasional, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Pemalang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nurkholes menilai FWG bukan sekadar hiburan, melainkan momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah.
“Kabupaten Pemalang punya kekayaan luar biasa—gunung, pantai, hingga dataran. Wong gunung harus jadi pilar utama ekonomi, karena potensi alam dan pertanian kita sangat besar,” tambahnya.
Senada, perwakilan Perkumpulan Kepala Desa se-Kecamatan Pulosari, Tamat, menjelaskan bahwa festival ini lahir dari ide masyarakat. Sebanyak 12 kepala desa bersama warga berkomitmen menjaga budaya sekaligus mengembangkan wisata lokal.
“Festival Wong Gunung sudah 10 tahun berjalan. Acara ini bukti nyata komitmen warga Pulosari dalam membangun pariwisata dan mengangkat budaya lokal,” jelas Tamat.
Festival Wong Gunung 2025 akan berlangsung selama tiga hari, menampilkan beragam atraksi budaya, kuliner khas, hingga produk UMKM. Tak hanya jadi hiburan, acara ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
