MEDIASERUNI.ID – Hutan Amazon bukan cuma rumah bagi spesies langka dan sungai yang mengular tak berujung, tapi juga bagi kisah-kisah misterius yang bikin bulu kuduk merinding. Salah satunya adalah legenda tentang “lorong waktu” yang tersembunyi di kedalaman hutannya.

Banyak cerita berkembang, mulai dari orang-orang yang menghilang tanpa jejak, hingga kisah “Nhamini-wi”, jalur kuno yang dipercaya sebagai pintu menuju dimensi lain. Tapi benarkah ada lorong waktu di jantung Amazon?

Legenda Nhamini-wi berasal dari suku Tukano dan Pira‑tapuya, yang menyebut jalur ini sebagai rute kuno menuju pegunungan di barat. Dalam cerita mereka, jalur ini bisa membawa pengelana menuju tempat misterius, bahkan bisa membuat matahari menghilang saat “wadah emas” dibuka.

Peneliti modern memang menemukan sisa-sisa struktur batu di sepanjang rute tersebut, namun belum ada yang bisa membuktikan bahwa itu benar-benar jalur waktu, bukan sekadar peninggalan peradaban kuno.

Baca Juga:  Mitos Kucing Hitam Si Pembawa Pesan Kesialan, Penjelasannya Begini

Cerita makin liar saat muncul legenda urban seperti “The Void”, sebuah area terlarang di Amazon yang konon akan menelan siapa pun yang melihat ke dalamnya. Cerita ini sempat viral di Reddit dan media misteri, lengkap dengan narasi orang hilang dan dunia gelap tanpa waktu.

Tapi sayangnya, semua itu hanya kisah anonim tanpa bukti nyata. Antara mistik dan sensasi, publik pun susah membedakan mana yang nyata dan mana yang sekadar dongeng.

Meski begitu, bukan berarti hutan Amazon tak menyimpan rahasia. Para arkeolog berhasil menemukan kota kuno seperti Kuhikugu, yang dulunya dihuni puluhan ribu orang, lengkap dengan sistem jalan, pertahanan, bahkan kanal irigasi yang kompleks.

Di lembah Upano, Ekuador, para peneliti juga mengungkap jaringan permukiman besar dengan bukti infrastruktur canggih, seperti kanal dan bangunan publik yang mengisyaratkan bahwa peradaban Amazon tak kalah maju dari peradaban besar lainnya.

Baca Juga:  Ratusan Guru Honor Desak Bupati Angkat Semua Honorer Jadi PPPK

Di Bolivia, wilayah Llanos de Moxos mengungkap ribuan “pulau hutan” struktur buatan manusia yang jadi jejak kota purba. Sistem kanal, tanggul, dan pengaturan lahan yang presisi menunjukkan tingkat perencanaan luar biasa dari penduduk masa lalu.

Tapi, sekali lagi, meskipun menakjubkan, tidak ada bukti bahwa struktur ini terkait dengan lorong waktu atau teknologi luar angkasa seperti yang diceritakan di film-film sci-fi.

Cerita-cerita mistis di Amazon bertahan karena tiga hal, keterbatasan eksplorasi (hutan ini luas dan ganas), tradisi lisan yang kuat dari masyarakat adat, dan tentu saja—daya pikat cerita misteri yang tak pernah lekang oleh waktu.

Mitos yang turun-temurun menyatu dengan lanskap eksotis Amazon membuat siapa pun mudah terbawa dalam imajinasi liar tentang portal dimensi lain atau teknologi kuno yang hilang. (*)