logo

Mistis Malam Satu Suro, Dari Mandikan Pusaka sampai Lihat Genderuwo dan Kuntilanak

IMG-20240707-WA0058
Memandikan benda pusaka salah satu ritual yang dilakukan pada malam satu suro. (Mediaseruni)

MEDIASERUNI – Ada banyak mitos yang mengaitkan malam satu suro dengan dunia gaib. Beberapa kepercayaan yang sifatnya mitos melibatkan ritual mengunjungi tempat sakral dan memandikan benda-benda pusaka.

Namun, terlepas dari mitos-mitos ini, malam satu suro tetap dianggap sakral oleh masyarakat Jawa, dan memiliki makna khusus dan menjadi bagian penting dari tradisi dan budaya masyarakat Jawa.

Baca Juga:  Satpol PP Pemalang Tertibkan Baliho Ilegal di Jalan Ahmad Yani

Malam satu suro, yang jatuh pada malam hari menjelang tanggal satu Muharram atau Tahun Baru Islam, adalah momen yang penuh dengan kepercayaan dan tradisi di kalangan masyarakat Jawa.

Beberapa orang percaya bahwa malam satu suro merupakan waktu yang tepat untuk memandikan benda-benda pusaka. Ini dilakukan dengan harapan agar benda-benda tersebut mendapatkan keberkahan dan energi positif.

Baca Juga:  Pemkab Lampung Utara Gelar Rapat Rekomendasi LHP 2023

Malam satu suro dianggap sebagai gerbang dunia manusia dan gaib bertemu. Namun, terlepas dari penggambaran mistiknya, malam satu suro tetap dianggap sakral oleh masyarakat Jawa.

Ada mitos yang mengatakan bahwa pada malam ini, manusia dapat melihat makhluk gaib seperti kuntilanak, pocong, atau genderuwo dan segala macam demit siluman.

Share:

Terpopuler

Jl. Veteran, Gg. H. Suchron Lingkungan Kav. No. 01 Blok B1-2 RT 001/035, Kel. Nagasari Kec. Karawang Barat Kab. Karawang, Jawa Barat. 41311. Telp. 081295925566