MEDIASERUNI – Mitos tokek memang beragam, tergantung dari budaya dan kepercayaan setempat. Dalam beberapa budaya, tokek dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan atau bahkan memiliki nilai mistis.
Selain itu, tokek juga termasuk hewan paling dicari dalam perdagangan satwa, baik sebagai hewan peliharaan eksotis maupun untuk tujuan medis, meskipun praktik ini kontroversial karena dampak pada kelestarian spesies.
Di beberapa budaya Asia, tokek diyakini sebagai pembawa keberuntungan. Suara tokek dianggap sebagai tanda keberuntungan, terutama jika didengar di awal hari atau saat memulai usaha baru.
Beberapa orang bahkan percaya bahwa jumlah suara tokek (terutama jika berkali-kali) bisa menunjukkan banyaknya rezeki yang akan datang.
Ada mitos yang berkembang bahwa kehadiran tokek di sekitar rumah dapat membawa kesuburan, baik secara harfiah maupun simbolis.
Dalam beberapa kebudayaan, tokek dikaitkan dengan kelahiran, kesuburan, dan kesehatan keluarga. Hewan ini dianggap memiliki energi positif yang dapat mendorong kesuburan di tanah atau bagi para wanita yang tinggal di rumah tersebut.
Tokek sering dianggap sebagai hewan yang mampu menangkal gangguan gaib. Masyarakat Jawa, misalnya, percaya bahwa tokek dapat mengusir roh jahat atau makhluk halus.
Suara tokek yang terdengar di malam hari dianggap sebagai pertanda bahwa hewan tersebut sedang melindungi rumah dari pengaruh negatif atau gangguan gaib. Karena itu, banyak orang merasa lebih aman ketika mendengar suara tokek, khususnya pada malam hari.
Mitos lain menyebutkan bahwa tokek adalah keturunan naga, hewan mitologi yang memiliki kekuatan magis dan sakral di berbagai kebudayaan Asia.
Dalam hal ini, tokek dianggap sebagai perwujudan makhluk sakral yang membawa energi positif dan perlindungan. Di Bali, misalnya, tokek sering dihubungkan dengan kepercayaan bahwa mereka adalah makhluk suci yang berkaitan dengan naga pelindung.
Di sisi lain, beberapa kepercayaan lokal juga menganggap tokek sebagai makhluk yang tidak hanya bisa menangkal roh jahat, tetapi juga sebagai makhluk gaib itu sendiri.
Ada yang percaya bahwa tokek adalah penjelmaan jin atau setan, yang bisa berkomunikasi dengan roh halus atau makhluk tak kasat mata lainnya. Mitos ini biasanya muncul di tempat-tempat yang dianggap angker atau memiliki cerita mistis.
Suara sebagai Pertanda Mistis
Suara tokek tidak hanya dianggap membawa keberuntungan, tetapi juga dipercaya sebagai pertanda mistis.
Ada yang mempercayai bahwa jika tokek bersuara dengan jumlah tertentu, hal itu bisa menjadi petunjuk atau tanda akan kejadian tertentu di masa depan.
Di beberapa komunitas, suara tokek juga dikaitkan dengan ramalan atau firasat mengenai nasib seseorang atau keluarga.
Selain mitos-mitos spiritual, di beberapa daerah, tokek juga dikaitkan dengan pengobatan tradisional. Misalnya, di Tiongkok, tokek digunakan dalam ramuan obat-obatan untuk mengobati berbagai penyakit.
Termasuk penyakit kulit dan gangguan pernapasan. Ini membuat tokek memiliki nilai penting tidak hanya dalam aspek mistis, tetapi juga dalam aspek kesehatan.
Kesemua mitos ini menggambarkan bagaimana tokek tidak hanya dianggap sebagai hewan biasa, tetapi juga memiliki makna simbolis dan spiritual yang mendalam di berbagai kebudayaan. (*)