Karawang, MEDIASERUNI.ID – MTs Al Barokah Pangulah Baru kembali melaksanakan Pesantren Ramadan (Sanlat), sebagai program pembinaan keagamaan intensif, yang umumnya berlangsung selama seminggu.

Pembelajaran pembiasaan di mulai pukul 7 ,30 Wib melaksanakan salat sunnah, salat duha hingga bagda zuhur dengan jumlah murid 250 siswa selanjutnya materi menghadapi bulan ramadan atau bulan puasa lebih mengarah kepada materi pendidikan keagamaan lebih religius

Demikian disampaikan H. Rismunandar .SE, MBA, Kepala sekolah MTS (Madrasah Tsanawiyah) Al- Barokah Pangulah baru , Senin 23 Februari 2026. Pihaknya telah membuat program yang utamanya adalah belajar dengan lebih mengedepankan pendidikan keagamaan di bulan ramadan ini.

“Untuk ekologi intinya ya kita lebih mengarah ke sistem,” kata H. Rismunandar. “Untuk pemberian materinya kita sudah bekerja sama dengan pondok pesantren Al Hasanah guna memberikan pemateri bahas pendidikan agama kemudian Tahfidz praktek ibadah dan lainnya.”

Baca Juga:  Kokom, Warga Tarogong Kidul Terima Bantuan Rutilahu dari Pj Bupati Garut

Diketahui Mts Al-Barokah telah masuk dalam calon sekolah Adiwiyata tingkat nasional, itu juga menjadi kurikulum. “Pada pelaksanaan sanlat ini juga kita harus mencintai lingkungan bersih karena merupakan gerakan berbudaya lingkungan sekolah,” tambahnya.

Untuk prospek kedepan, lanjutnya, Mts Al-Barokah ini mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, yang ramah lingkungan, sehingga nilai nilai agama juga ada di situ. “Justru kami ingin mewujudkan sekolah yang Asri yang yaman untuk belajar ramah pada anak,” katanya.

Baca Juga:  Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sukabumi Resmi Launching di Gedung DPMPTSP

Ia juga mengungkapkan bahwa Mts Al-Barokah ada 15 ekskul yang dapat mendorong peningkatan talenta. “Jadi sesuai dengan moto kita More than Just a School, jadi sekolah lebih dari sekadar sekolah, bukan hanya sekolah saja tapi lebih dari sekedar sekolah,” ucapnya.

Selain itu, dengan dilaksanakam sanlat ini bertujuan peningkatan keimanan dengan memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan ketaqwaan siswa.

Kemudian pembentukan karakter, yakni membentuk moral yang baik (akhlakul karimah) dan kedisiplinan. Praktik Ibadah yakni membiasakan siswa melakukan ibadah wajib dan sunnah dengan benar.

Kegiatan ini diharapkan membuat peserta didik mampu memanfaatkan momentum Ramadhan dengan baik serta mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. (Asep)