Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya memaksimalkan anggaran tahun ini demi percepatan pembangunan wilayah. Fokus utama diarahkan pada penyediaan infrastruktur yang layak, baik melalui perbaikan maupun pemeliharaan.

Komitmen itu dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta, dikutip Rabu 24 September 2025.

“Alokasi anggaran khusus telah disiapkan untuk program pembangunan infrastruktur. Perbaikan jalan menjadi prioritas, terutama pada ruas-ruas yang berpengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ucap Kepala DPUTR Purwakarta Didi Garnadi.

Baca Juga:  Warga Karangsinom Resah, Gerombolan Remaja Mendadak Tawuran Gunakan Celurit

Dikatakan Didi, tahun ini pihaknya tidak hanya fokus memperbaiki, tetapi juga menjaga kondisi infrastruktur yang sudah baik. Pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri.

Untuk tahun 2025, anggaran pemeliharaan jalan rusak ringan mencapai Rp 8,4 miliar dengan target 5,2 km dari total kebutuhan 30 km. Jalan rusak sedang mendapat Rp 3 miliar.

Sementara Rp 8,9 miliar dialokasikan untuk drainase dengan target 10,3 km dari kebutuhan 1.552 km. Jalan rusak berat ditargetkan 33,65 km dari total 289 km yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga:  Terjadi di Gedung DPRD, Masa Depan Kota Cimahi Dikupas Tuntas

Didi menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pembangunan dilakukan bertahap. Karena itu, untuk tahun 2026 pihaknya sudah mengusulkan tambahan anggaran, antara lain Rp 41,4 miliar untuk jalan rusak ringan, Rp 22,7 miliar untuk jalan rusak sedang, serta Rp 28 miliar untuk drainase.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan anggaran infrastruktur hingga 2028 diperkirakan mencapai Rp 650 miliar. Dengan alokasi yang optimal, pemerintah optimis persoalan infrastruktur dapat terselesaikan.

“Target kami, tiga tahun ke depan tingkat kemantapan jalan bisa meningkat signifikan,” pungkasnya. (Ari)