Bandung, MEDIASERUNI.ID – Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai acara penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Gema Keadilan Sejawa Barat.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan struktur organisasi sekaligus konsolidasi kader menuju agenda-agenda strategis ke depan.

Acara berlangsung Minggu 15 Februari 2026, dihadiri jajaran pengurus wilayah dan daerah tersebut berlangsung khidmat namun penuh keakraban.

Dalam foto bersama usai penyerahan SK, tampak para pengurus menunjukkan simbol semangat dan kekompakan, menandai komitmen bersama untuk membesarkan Gema Keadilan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Penerbitan SK ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat legalitas dan soliditas kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga:  Jalan Baru Satu Minggu Sudah Amblas, Warga Berencana Protes ke Dinas PUPR

Dengan struktur yang resmi dan terkoordinasi, Gema Keadilan Jawa Barat diharapkan semakin masif dalam melakukan pembinaan kader, pelayanan umat, serta penguatan peran strategis di tengah masyarakat.

Ketua DPW Gema Keadilan Jawa Barat terpilih, Muhammad Kamil Syaikhu, dalam sambutannya menegaskan kesiapan organisasi untuk berkontribusi lebih besar dalam kancah politik dan pembangunan daerah.

“Kami siap mengantarkan para kader terbaik Gema Keadilan untuk duduk di kursi legislatif, baik di DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi Jawa Barat, maupun di DPR RI. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam menghadirkan kepemimpinan yang amanah dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Baca Juga:  Pria di Kecamatan Kotabaru Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya

Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dengan struktur partai dan mendorong figur-figur potensial dalam kontestasi politik mendatang.

“Kami juga mendorong Abah Iwan Suryawan selaku Ketua DPW PKS Jawa Barat untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat, atau membangun koalisi strategis bersama KDM demi menghadirkan kepemimpinan yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.

Menurutnya, Gema Keadilan bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah pembinaan generasi muda yang memiliki visi kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan.

Dengan terbitnya SK ini, diharapkan roda organisasi bergerak lebih terarah, progresif, dan berdampak nyata. (Chandra)