Bandung, MEDIASERUNI.ID – Perapian bekas galian proyek Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di sejumlah ruas jalan Kota Bandung dipercepat.
Langkah ini ditempuh setelah Pemerintah Kota Bandung melakukan inspeksi lapangan dan meminta agar kondisi jalan segera diperbaiki supaya kembali rapi serta aman dilalui masyarakat.
Tim proyek langsung bergerak melakukan penataan di berbagai titik pekerjaan. Fokus perbaikan dilakukan pada area bekas galian yang sebelumnya dinilai masih mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Ketua Tim Proyek dari PT Bandung Infra Investama (BII), Boby Surya Alam mengatakan, percepatan perapian ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, setelah melakukan inspeksi langsung ke lokasi proyek.
“Setelah arahan dari Pak Wali berdasarkan hasil inspeksi kemarin, kami langsung memperbaiki beberapa bagian yang masih kurang rapi. Titik awal yang sebelumnya menjadi perhatian juga sudah kami benahi,” ujar Boby, dikutip Sabtu 7 Maret 2026.
Salah satu perbaikan dilakukan pada titik yang sebelumnya terdapat pipa HDPE yang terlihat di permukaan jalan. Kini bagian tersebut telah dirapikan dan langsung ditutup kembali menggunakan aspal agar tidak mengganggu lalu lintas.
“Yang sebelumnya ada pipa HDPE keluar sekarang sudah dirapikan dan ditutup aspal. Jadi tidak lagi mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, proses perapian difokuskan pada 13 ruas jalan yang menjadi bagian dari pembangunan proyek IPT tahap ketiga di Kota Bandung.
Pada ruas-ruas tersebut, tim melakukan berbagai pekerjaan mulai dari penutupan lubang galian, perataan permukaan jalan, hingga pembersihan area sekitar proyek.
“Perbaikan dilakukan di 13 ruas jalan yang sebelumnya menjadi lokasi pembangunan jaringan IPT. Kami rapikan beberapa titik agar kondisi jalan terlihat lebih baik dan tetap nyaman digunakan masyarakat,” kata Boby. (*)
