Karawang, MEDIASERUNI.ID – Polres Karawang bersama lintas sektor mematangkan kesiapan pengamanan Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026) melalui Operasi Lilin Lodaya 2025.
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, unsur Forkopimda, tokoh agama, perwakilan TNI, kepala OPD, serta Kabag Ops Polres Karawang.
Rapat tersebut memaparkan kondisi wilayah Karawang yang memiliki lima stasiun kereta, tiga terminal, serta 58 lokasi ibadah umat Nasrani yang menjadi fokus pengamanan.
Selain prediksi arus mudik dan balik, polisi juga mewaspadai potensi kerawanan seperti tahapan Pilkades Gelombang III di sembilan desa, meningkatnya aktivitas wisata, serta kerawanan bencana alam di Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.
Titik keramaian malam tahun baru dipusatkan di Karangpawitan, Galuh Mas, dan Grand Taruma. Operasi Lilin Lodaya 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
“Operasi ini mengedepankan langkah preventif dan preemtif, didukung penegakan hukum dan sinergi TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kabag Ops.
Dukungan juga datang dari Dishub Karawang yang menurunkan 140 personel, Dinkes dengan kesiapan pos kesehatan, BPBD dengan posko kebencanaan, serta FKUB yang mengajak masyarakat menjaga toleransi. (*)
