Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Posyandu Kenari O2 yang berlokasi di Kampung Blok Ranca RT 06 RW 02, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, menjadi contoh inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Posyandu ini secara konsisten menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan dengan fokus utama pada peningkatan kualitas kesehatan warga lanjut usia (manula).

Berbeda dengan posyandu pada umumnya, Posyandu Kenari O2 menghadirkan layanan tambahan berupa terapi akupuntur, relaksasi, serta kiropraktik.

Inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pengelola posyandu dan pengurus RW setempat, yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan manula.

Baca Juga:  Soal Sekdes Sukaluyu Rangkap Jabatan, Camat Bilang Begini

Ketua RW 02, Heri Kurniawan, mengatakan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari semangat gotong royong warga. Menurutnya, keberadaan lahan milik desa yang dimanfaatkan secara optimal menjadi salah satu faktor pendukung utama.

“Semangat kerja sama warga membuahkan hasil. Kami diuntungkan dengan adanya lahan milik desa yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti prasarana olahraga, pengelolaan sampah, hingga taman edukasi pertanian,” ujar Heri, 3 Februari 2026.

Baca Juga:  PRAKTISI HUKUM DESAK PEMERINTAH TANGGUNG JAWAB ATAS BANJIR ROB DI PESISIR PEMALANG

Ia berharap, sarana dan prasarana yang telah tersedia dapat menjadi modal penting bagi masyarakat Desa Batujajar Barat dalam meningkatkan kualitas hidup, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan.

“Semoga ke depan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan menjadi keberkahan bagi warga Batujajar,” tuturnya.

Keberadaan Posyandu Kenari O2 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang inovatif dan berkelanjutan. (Dadan)