Karawang, MEDIASERUNI.ID – IM (30), Seorang pria mengamuk dan menyerang warga secara membabi buta dengan golok di Desa Sarimulya Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang. Tiga orang terluka dalam peristiwa itu.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi Jumat 19 Februari 2026, sekitar pukul 07.40 Wib di kawasan Sukaseuri. Tiga warga dilaporkan menjadi korban dalam kejadian itu segera dievakuasi ke pelayanan kesehatan terdekat.

Pelaku merupakan warga RT 11/05 Desa Sarimulya dan diduga mengalami kekambuhan gangguan jiwa. Tanpa motif yang jelas, IM tiba-tiba mengayunkan golok ke arah warga yang tengah beraktivitas.

Adapun korban dalam insiden tersebut yakni Fauzi (25) yang mengalami luka sabetan di bagian tangan saat melintas menggunakan sepeda motor. Kemudian Apandi (51), pejalan kaki, mengalami luka robek cukup serius di bagian belakang kepala.

Baca Juga:  Dana Bumdes Makmurjaya Belum Disalurkan, Begini Penjelasan Kades

Sementara Anisa (30), seorang ibu rumah tangga yang sedang menggendong balita, berhasil menghindar meski sempat terjatuh dan mengalami memar. Sabetan golok pelaku hanya mengenai payung yang dipegangnya.

Kesaksian PSM Soal Kondisi Pelaku
Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Aep Saefudin, mengungkapkan bahwa IM memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan yang kerap kambuh.

Ia mengaku pernah mendampingi pelaku saat dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua. Menurutnya, saat dalam kondisi stabil, IM dapat berkomunikasi dengan baik. Namun ketika kambuh, perilakunya berubah drastis.

Baca Juga:  Gerak Cepat PDAM Tirta Mulia Pemalang Atasi Kebocoran Pipa di Silarang

“Sempat ngobrol dan bercanda, tapi tiba-tiba dia mengeluh kepalanya sakit lalu mencekik saya sangat kuat,” ujar Aep, Minggu 22 Februari 2026.

Aep menambahkan, saat kambuh tenaga IM meningkat drastis. “Seperti naik berkali-kali lipat. Setelah sadar, dia langsung menangis dan minta maaf,” katanya.

Usai menerima laporan warga, aparat Polsek Kotabaru langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Berdasarkan keterangan medis dan riwayat kesehatannya, IM tidak ditahan di sel tahanan umum.

Pelaku kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua untuk menjalani perawatan dan penanganan lebih lanjut. (*)