Karawang, MEDISERUNI.ID — Primaya Hospital Karawang resmi meluncurkan Primaya Wallness, sebuah layanan terbaru yang berfokus pada kesehatan holistik dan pencegahan penyakit, dalam acara Grand Launching yang digelar pada Kamis, 25 September 2025.

Enam paket Primaya Wallness, yang ditawarkan oleh Primaya Hospital Karawang, diantaranya:
– Pemeriksaan dan Skrining Kesehatan (Medical Cheek Up dan Skrining)
– Vaksin ( Vaccine)
Umroh dan Haji
Perjalan Kelur Negeri atau sebaliknya
– Kesehatan Jiwa (Mental Health)
-Kesehatan Raga dan Ketebalan Tubuh
Phycikal Health dan Imun Booster)
– Klinik Berhenti Merokok (Smoking Cession
Klinik)
– Penilayan Postur Tubuh
(Postural Analisis)

Peluncuran ini menandai komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pendekatan kesehatan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut Primaya Hospital mengundang Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Menteri P2MI), Dinas Ketenagakerjaan Karawang,beberapa perwakilan HRD yang ada di Karawang.

Baca Juga:  Strategi Jabar Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Dini Lewat Gapura Pancawaluya

Direktur Primaya Hospital Karawang, dr. Winardi Fadilah, MMRS., AIFO-K, menjelaskan bahwa pendirian Wellness Center ini merupakan bagian dari perubahan paradigma rumah sakit, dari tempat pengobatan penyakit menjadi mitra dalam menjaga kesehatan secara preventif.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa rumah sakit bukan hanya tempat berobat ketika sakit, tetapi juga tempat untuk menjaga kesehatan sejak dini,” ujar dr. Winardi.

Menurutnya Wellness Center hadir sebagai mitra masyarakat untuk mencapai kesehatan optimal, baik fisik maupun mental.

Seluruh layanan ditangani oleh tim medis multidisiplin, termasuk dokter spesialis kedokteran okupasi, psikiater, psikolog klinis, dokter paru, spesialis rehabilitasi medik, hingga ahli gizi.

Selain pasien umum, layanan ini juga menerima pasien pengguna asuransi swasta maupun peserta BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Bupati Anom Tinjau Teknologi Air Bersih di Pameran IWWEF 2025

Langkah ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dan tren kesehatan global yang mulai menitikberatkan pada upaya preventif dan promotif, alih-alih hanya kuratif.

Pemerintah Indonesia sendiri mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) 2025.

Data dari Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa lebih dari 70% kematian di Indonesia masih disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, diabetes, dan kanker sebagian besar dapat dicegah melalui deteksi dini dan gaya hidup sehat.

Dengan mengusung konsep one stop service, Wellness Center memudahkan pasien untuk mengakses berbagai layanan kesehatan dalam satu tempat yang terintegrasi dengan sistem rekam medis digital rumah sakit, sehingga kesinambungan perawatan dapat dilakukan secara lebih efektif baik. (Davi)