Karawang, MEDIASERUNI.ID – Primaya Hospital Karawang menghadirkan inovasi layanan kesehatan terbaru dengan meluncurkan Brain and Spine Care, sebuah layanan terpadu yang difokuskan pada penanganan berbagai gangguan otak dan tulang belakang secara menyeluruh.
Layanan ini dirancang untuk memberikan perawatan komprehensif, mulai dari pencegahan, penanganan medis hingga proses rehabilitasi pasien.

Melalui layanan ini, pasien dapat memperoleh penanganan yang terintegrasi dalam satu sistem pelayanan kesehatan, sehingga proses diagnosis, tindakan medis hingga pemulihan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi.
“Layanan Brain and Spine Care hadir untuk memastikan pasien dengan gangguan saraf maupun tulang belakang mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan optimal, termasuk dalam kondisi darurat,” ucap Direktur Primaya Hospital Karawang, Winardi Fadilah, dikutip Senin 16 Maret 2026.
Dikatakan Winardi rumah sakit telah menyiapkan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam untuk menangani berbagai kasus, khususnya trauma kepala dan cedera tulang belakang.
“Kami siap memberikan penanganan trauma dan kondisi darurat selama 24 jam tanpa henti, terutama untuk kasus cedera otak dan tulang belakang. Kemampuan seseorang untuk bergerak, bekerja, dan beraktivitas mandiri sangat menentukan kualitas hidupnya,” ujar dr. Winardi.
Layanan Terpadu untuk Gangguan Saraf dan Tulang Belakang
Gangguan pada otak dan tulang belakang dapat dialami oleh siapa saja, baik akibat kecelakaan, aktivitas fisik sehari-hari, maupun kondisi medis tertentu. Keluhan yang sering muncul antara lain nyeri leher, nyeri punggung, sakit kepala kronis, nyeri pinggang hingga cedera pada tulang belakang.
Kondisi tersebut kerap berdampak pada kualitas hidup seseorang, bahkan dapat menghambat aktivitas harian jika tidak ditangani dengan tepat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Brain and Spine Care di Primaya Hospital Karawang melibatkan kolaborasi berbagai dokter spesialis, mulai dari dokter spesialis bedah saraf, dokter spesialis saraf, hingga dokter spesialis rehabilitasi medik.
Pendekatan multidisiplin ini diharapkan mampu memberikan diagnosis yang lebih akurat, penanganan yang tepat, serta program pemulihan yang terarah.
Tiga Layanan Utama Brain and Spine Care
Secara umum, layanan Brain and Spine Care terdiri dari tiga komponen utama.
Pertama, Wellness Center yang berfokus pada pencegahan serta deteksi dini berbagai gangguan saraf dan tulang belakang. Layanan ini mencakup skrining nyeri kepala, nyeri leher, nyeri pinggang hingga nyeri punggung.
Kedua, Advanced Treatment Brain and Spine Care, yaitu layanan tindakan medis lanjutan untuk menangani trauma kepala maupun gangguan pada tulang belakang.
Beberapa prosedur medis yang tersedia di antaranya craniotomy, Biportal Endoscopic Spine Surgery (BESS), neuroplasty, serta tindakan radiofrequency yang berfungsi membantu mengurangi nyeri kronis pada saraf dan tulang belakang.
Ketiga, Comprehensive Rehabilitation for Brain and Spine Care, pogram rehabilitasi yang dirancang untuk membantu pemulihan pasien pasca cedera otak, cedera tulang belakang, maupun stroke. Program ini dilengkapi dengan berbagai terapi seperti terapi okupasi, terapi wicara, manajemen nyeri, serta layanan orthotik dan prostetik.
Program rehabilitasi tersebut juga menjadi bagian dari inisiatif Back to Work Program, yang bertujuan membantu pasien kembali menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk kembali bekerja setelah proses pemulihan.
Peluncuran layanan Brain and Spine Care digelar dalam suasana santai di bioskop CGV Cinemas Festive Walk Karawang. Dalam acara tersebut, para tamu undangan diperkenalkan dengan fasilitas layanan serta tim medis melalui pemutaran video profil Brain and Spine Care.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan nonton film bersama serta buka puasa bersama, yang menjadi momen kebersamaan antara manajemen rumah sakit, tenaga medis, dan para tamu undangan yang hadir.
Melalui peluncuran layanan ini, Primaya Hospital Karawang berharap dapat terus menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap, responsif, dan terintegrasi bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan gangguan otak dan tulang belakang. (*)

