Karawang, MEDIASERUNI – Ratusan guru honor mendatangi kantor bupati Karawang. Mereka mendesak Pemkab untuk mengangkat seluruh honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain minta seluruh honorer diangkat jadi pegawai PPPK, aksi damai yang dilakukan ratusan guru honorer Karawang menuntut penambahan kuota PPPK.

Plt Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang Uyat mengatakan, PGRI karawang memfasilitasi kegiatan aksi damai ini.

Sebagai guru, kata Uyat, penyampaian aspirasinya juga harus sesuai dan tidak anarkis. Harus menjernihkan suasana.

“Kami PGRI Karawang hadir di tengah-tengah teman seprofesi, menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah kabupaten Karawang, dalam hal menyampaikan tuntutan,” katanya.

Baca Juga:  Keren! Ada Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Yatim Piatu di STAI Darul Falah

Pantauan awak media, Dari beberapa peserta aksi damai tersebut sambil menunjukan beberapa spanduk dengan berbagai macam tulisan yang berbeda.

Diantaranya tulisan di spanduk “Angkat seluruh guru honorer menjadi PPPK tanpa tes” kemudian “Tambah kuota PPPK Karawang” dan #2024 Ganti Status Honorer Jadi P3K”

Hismawati salah seorang guru yang hadir dalam aksi damai acara aksi damai tersebut mengungkapkan tuntutnya kepada awak media.

Baca Juga:  KPU Karawang Pastikan Kesiapan Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati 2024

“Kami datang kesini menuntut kebijakan pemerintah agar lebih memperhatikan nasib kami guru honorer yang tidak jelas tanpa status,” ungkap Hismawati ke awak media, Selasa 14 Mei.

Dirinya, lebih lanjut Hismawati menjelaskan,
sudah mengabdi di sekolah dasar selama 18 tahun, ingin mendapat kan hak yang layak atas pengabdiannya.

Dengan diadakannya aksi seperti ini dirinya berharap bisa sejahtera dan statusnya diangkat semua jadi P3K tanpa tes. “Di kurikulum merdeka kami juga selaku gugu berharap bisa merasakan kemerdekaan tersebut,” tegas Hismawati. (Sarmin/Mds)