Batang, MEDIASERUNI.ID – Semangat kolaborasi dan pemberdayaan anak muda tampak hidup di Rizal Bawazier (RB) Center, sebuah ruang kreatif yang didedikasikan untuk pengembangan UMKM, bisnis, dan komunitas kawula muda di Kabupaten Batang. Tempat ini menjadi wadah terbuka bagi siapa saja yang ingin berdiskusi, belajar, hingga mengembangkan ide-ide kreatif tanpa harus memikirkan biaya sewa tempat.

RB Center yang berlokasi di Perum Korpri Jl. Pemuda No. 8 Blok B1, Pasekaran, Kecamatan Batang, hadir sebagai ruang kolaboratif yang menyediakan fasilitas free rental, akses internet/WiFi gratis, serta ruang podcast untuk mendukung aktivitas diskusi dan produksi konten kreatif.

Baca Juga:  Insentif Baru untuk Camat di Jawa Barat Hingga Rp 50 Juta

Dalam salah satu kegiatan yang digelar, sejumlah peserta tampak antusias mengikuti sesi pelatihan kreatifitas UMKM. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Magenta Donut yang membagikan wawasan seputar inovasi dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bersaing di era digital.

Tak hanya itu, RB Center juga menggandeng Heyyan Foundation untuk memberikan pelatihan berbicara menggunakan bahasa penyandang disabilitas. Langkah ini menjadi bukti bahwa RB Center tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga membangun kesadaran inklusivitas di tengah masyarakat.

Ruang yang didesain modern dan komunikatif ini diharapkan mampu menjadi pusat bertemunya ide, gagasan, dan kolaborasi lintas komunitas. Dengan konsep terbuka dan inklusif, RB Center berkomitmen menjadi rumah bersama bagi generasi muda Batang untuk tumbuh, berjejaring, dan berkarya.

Baca Juga:  Bupati Pemalang "Present First Time Anniversary CMI"

Kehadiran RB Center menjadi angin segar bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif di Batang. Di tengah tantangan ekonomi dan perkembangan teknologi yang pesat, ruang seperti ini menjadi fondasi penting untuk mencetak wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Ke depan, RB Center diharapkan terus menghadirkan program-program edukatif, pelatihan, serta forum diskusi yang mampu mendorong lahirnya ide-ide baru demi kemajuan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat