PEKALONGAN, MEDIASERUNI.ID – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Hal tersebut diwujudkan melalui Launching Sekolah Tani, Ternak, dan Nelayan sekaligus implementasi Program K2, yang menyasar langsung pelaku sektor produktif di wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang.
Program ini dirancang sebagai wadah edukasi dan pendampingan bagi petani, peternak, dan nelayan agar mampu meningkatkan kapasitas produksi, manajemen usaha, serta kesejahteraan secara berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran praktik, termasuk pengelolaan ternak unggas, sebagai salah satu contoh penguatan sektor peternakan rakyat.
Rizal Bawazier menegaskan bahwa sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus didukung dengan pengetahuan dan akses yang memadai.
“Sekolah ini bukan hanya pelatihan sesaat, tetapi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Petani, peternak, dan nelayan harus naik kelas dan mampu bersaing,” ujarnya.
Implementasi Program K2 diharapkan mampu mempercepat transfer pengetahuan, memperkuat jejaring usaha, serta mendorong lahirnya pelaku-pelaku ekonomi baru di tingkat desa. Program ini juga sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat yang selama ini diperjuangkan melalui kerja-kerja legislasi dan pengawasan di DPR RI.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan kader di daerah, termasuk dari unsur Fraksi PKS DPR RI serta struktur partai di tingkat kabupaten dan kota. Kehadiran program ini dinilai menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan ekonomi rakyat di tengah dinamika global dan nasional.
Dengan diluncurkannya Sekolah Tani, Ternak, dan Nelayan ini, Rizal Bawazier berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta menjadi model pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang dapat direplikasi di daerah lain.

