Jakarta, – MEDIASERUNI.ID
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, melakukan audiensi dengan Tenaga Ahli Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) pada Rabu (7/8). Pertemuan tersebut difokuskan pada penyampaian aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah X yang meliputi wilayah Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh diskusi tersebut, Rizal Bawazier menyoroti berbagai isu yang berkaitan dengan pelayanan publik, efektivitas birokrasi di daerah, dan kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran negara yang lebih responsif. Ia menekankan pentingnya pemerataan kualitas birokrasi agar tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum optimal mendapatkan perhatian.

“Banyak keluhan dari masyarakat yang kami terima langsung di lapangan, terutama terkait lambannya proses pelayanan publik, keterbatasan SDM aparatur, hingga kurangnya pemanfaatan teknologi digital di instansi pemerintahan daerah. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” ujar Rizal.

Baca Juga:  Minggon Desa Wanci Mekar Agenda Penyusunan Tim RKPDes 2026

KemenPANRB melalui perwakilan tenaga ahlinya menyambut baik masukan yang disampaikan oleh Rizal. Mereka menegaskan bahwa partisipasi aktif para anggota legislatif sangat penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam upaya reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Rizal juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kapasitas pelayanan pemerintah. Menurutnya, upaya reformasi birokrasi tidak hanya tanggung jawab satu kementerian, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan DPR, pemerintah daerah, serta masyarakat sipil.

Dalam konteks Dapil Jawa Tengah X, Rizal menyampaikan beberapa contoh konkret kebutuhan masyarakat, seperti penguatan layanan kependudukan, percepatan administrasi perizinan UMKM, dan peningkatan kompetensi ASN di daerah. Ia berharap agar KemenPANRB bisa memberikan perhatian khusus untuk mendorong percepatan program-program tersebut.

Baca Juga:  Antisipasi Kemacetan Libur Panjang, Polres Garut Terapkan Sistem One Way

Rizal juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat daerah agar tidak berhenti di atas kertas saja. Ia menyebut pertemuan ini sebagai langkah awal dari proses advokasi yang lebih panjang untuk memastikan reformasi birokrasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang.

Pertemuan ini turut diapresiasi oleh berbagai elemen masyarakat di daerah yang selama ini aktif menyampaikan keluhan maupun harapan melalui kanal-kanal aspirasi publik. Rizal Bawazier berharap hasil diskusi ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan nyata yang mendukung percepatan pembangunan berbasis pelayanan publik yang efisien dan akuntabel.