Karawang, MEDIASERUNI.ID – Peternak domba dan kambing yang tergabung dalam Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Karawang, melakukan berbagai persiapan kontes aduketangkasan kambing.
Aduketangkasan kambing, rencananya berlangsung di Lapang SR Desa Sukasari Kecamatan Purwasari, Karawang, Jabar, pada Mei 2025, mendatang.
Diantara persiapan yang dilakukan adalah reparasi tanduk kambing, untuk memastikan penampilan terbaik bagi peserta dalam kontes mendatang.
Tanduk yang terawat dengan baik akan menjadi salah satu indikator penilaian dalam kontes, di mana penampilan fisik ternak sangat diperhatikan oleh juri.

Tanduk yang sempurna dan simetris dapat menambah nilai estetika serta daya tarik kambing yang akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu.
Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia Karawang, Agus Raden, mengatakan reparasi tanduk kambing bukan hanya soal penampilan, tetapi juga soal kesejahteraan hewan itu sendiri.
“Kami memastikan bahwa proses reparasi dilakukan dengan hati-hati dan tidak menyebabkan stres pada kambing,” ujar Agus Raden, dikutip Senin 24 Maret 2025.
Menurut Agus, kontes ternak yang akan diselenggarakan pada bulan mei 2025 di Lapang SR Desa Sukasari ini, diharapkan menjadi ajang untuk menampilkan kualitas ternak unggulan serta meningkatkan semangat para peternak di Karawang.
Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar peternak, serta memberikan edukasi tentang teknik pemeliharaan ternak yang baik dan benar.
Agus menjelaskan peserta kontes, yang sebagian besar adalah anggota Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia, telah mempersiapkan ternak mereka selama beberapa bulan.
Dalam waktu yang singkat, mereka akan berlomba untuk meraih penghargaan yang nantinya dapat meningkatkan kualitas usaha peternakan mereka.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peternakan kambing dan domba sebagai bagian dari perekonomian lokal, serta memperkenalkan potensi peternakan Karawang ke tingkat yang lebih luas.
Lebih lanjut Agus mengatakan, kontes ini akan menjadi ajang yang menyatukan para peternak dan pecinta ternak, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mendapatkan pengetahuan baru tentang teknik pemeliharaan serta meningkatkan kualitas produk ternak mereka. (Davi)