Karawang, MEDIASERUNI – Belakangan ini udara panas terasa tidak biasa. BMKG menyebut penyebabnya cuaca ekstrem, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh karena sangat rawan menyebabkan dehidrasi.

Kunci untuk mencegah dehidrasi adalah dengan memperbanyak minum air putih. Pastikan tubuh mendapat asupan air putih yang cukup. Minum setidaknya delapan gelas atau 2 liter air per hari untuk orang dewasa.

Dapat juga mencoba Gerakan Minum Air Putih Tanpa Menunggu Haus (Gerus). Upayakan untuk meminum tiga sampai empat liter air atau setara dengan 12 sampai 16 gelas per hari.

Gerakan ini dapat diterapkan dengan meminum satu gelas air sebelum dan sesudah salat, serta satu sampai dua gelas air sesudah makan.

Baca Juga:  Melalui PLN Bekasi, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Idul Adha

Selain minum air, mengonsumsi makanan yang mengandung air tinggi juga membantu mencegah dehidrasi. Sayuran dan buah-buahan seperti semangka, melon, pir, atau apel adalah pilihan yang baik.

Namun perlu dihindari untuk minuman berkafein. Seperti teh dan kopi dapat membuat tubuh lebih mudah buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi. Hindari juga minuman berenergi dan alkohol.

Jangan lupa untuk membatasi konsumsi minuman manis, terutama yang mengandung gula tambahan. Karena minuman seperti inipun berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Hal lain yang dapat dilajukan agar terhindar dari dehidrasi yakni hindari kontak langsung dengan sinar matahari. Gunakan topi atau payung untuk melindungi diri dari panas matahari.

Baca Juga:  Cap Go Meh, Perayaan Puncak Imlek yang Penuh Makna dan Kemeriahan

Selain itu, sebaiknya hindari mengenakan pakaian tebal. Pilihlah pakaian yang berbahan ringan dan longgar agar tubuh tetap nyaman saat cuaca panas.

Tanda-tanda Dehidrasi
Beberapa tanda dehidrasi meliputi jarang buang air kecil, sakit kepala, kelelahan, dan terasa kering di beberapa bagian tubuh seperti mulut, bibir, dan mata.

Jika mengalami gejala berupa lemas dan banyak berkeringat, diperbolehkan meminum oralit yang sesuai dengan rekomendasi dokter atau tenaga medis yang menangani pasien. Semoga bermanfaat. (Mds/*)