Karawang, MEDIASERUNI – Sebanyak 120 pelaku UMKM Karawang dari berbagai jenis usaha resmi naik kelas. Selanjutnya mereka akan mengikuti pelatihan secara berkala selama delapan bulan.

Hal itu terungkap dalam opening ceremony UMKM Naik Kelas Karawang 2024, Senin 27 Mei 2024, di Aula Husni Hamid, Pemkab Karawang.

Program ini diikuti 120 pelaku UMKM terpilih, dan keseluruhannya berasal dari bermacam jenis usaha, baik produk maupun jasa, berlangsung selama delapan bulan, yakni April – November.

Selama delapan bulan peserta akan mengikuti pelatihan secara offline di Dinas Koperasi (Dinkop) Karawang secara berkala setiap bulannya.

Demikian Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang Dindin Rachmady. “Kegiatan UMKM Naik Kelas untuk mendorong kualitas dan peningkatan perubahan mindset para pelaku usaha UMKM,” kata Dindin.

Baca Juga:  Warga Purwasari Minta Perbaikan Infrastruktur dan Posyandu di Reses Pipik Taufik Ismail

Peserta, kata Dindin, akan didampingi tujuh orang pendamping dari enam wilayah atau daerah pilihan (dapil), dan dalam satu dapil ada 20 pengusaha UMKM.

Lebih lanjut dikatakan Dindin, kegiatan UMKM Naik Kelas ini merupakan program pemerintah melalui Dinkop dan UKM Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemda Karawang melakukan pendampingan UMKM.

“Tujuan program ini pelaku usaha naik kelas dengan melakukan perubahan mindset,” jelas Dindin.

Indikator dari UMKM naik kelas terdiri dari penguatan diri dalam mindset atau kerangka berpikir, manajemen usaha bisnis, pemanfaatan teknologi, akses pasar melalui optimalisasi market flash, fasilitasi akses pembiayaan, dan ada fasilitasi legalitas baik merk maupun label halal.

Koordinator Daerah (Korda) UMKM Karawang Aef Saefulloh, menyampaikan, sebelumnya nama program ini UMKM Juara, sudah digelar lima tahun berturut-turut, dan pendampingan dilakukan selama empat bulan.

Baca Juga:  Dorong Percepatan Pengembangan Bumdes, Kadis DPMD Sarankan Bundes Berbadan Hukum

“Jadi, tahun ini pendampingannya dilakukan selama delapan bulan. Nama programnya pun berubah jadi UMKM Naik Kelas,” tutur Aep.

Aep juga mengatakan, peserta yang mengikuti program UMKM Naik Kelas ini merupakan hasil dari proses kurasi. Dari jumlah 218 pendaftar, hanya 120 pelaku UMKM yang terpilih menjadi peserta.

Sementara Awe, peserta UMKM Naik Kelas berharap program ini bisa terus ada, guna membangun semangat pelaku UMKM di Karawang.

“Pogram ini juga ajang silaturahmi antar UMKM untuk membangun Network secara lebih luas, selain membangun mindset para pelaku UMKM,” ujar Awe. (Miroji/Mds)